Lantik Pengurus 18 Organisasi Mahasiswa, Ini Pesan Rektor UNIMUGO

- Jumat, 4 Februari 2022 | 09:46 WIB
SM/Supriyanto - Pengurus Organisasi Mahasiswa (Orwama) Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) saat dilantik Auditorium Gedung Rektorat kampus setempat, Kamis (3/2).
SM/Supriyanto - Pengurus Organisasi Mahasiswa (Orwama) Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) saat dilantik Auditorium Gedung Rektorat kampus setempat, Kamis (3/2).

KEBUMEN, suaramerdeka-kedu.com - Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) Dr Hj Herniyatun MKep Sp Mat melantik pengurus 18 organisasi mahasiswa (Ormawa) di lingkungan UNIMUGO. Pelantikan berlangsung Ruang Auditorium Lantai 3 Gedung Rektorat kampus setempat, Kamis (3/2).

Adapun pengurus ormawa yang dilantik terdiri atas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), organisasi otonom, Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UNIMUGO periode 2021-2022. Adapun Orwama yang dilantik meliputi IMM, Perhimaks, Seni Budaya, Kamadiksi, KSR, MSA, IKM D3, Himafarsi, Himahum, Olahraga, Forum Bahasa (Forbas), PIK, Mapala, KWU, Hizbul Wathon, HMTI dan Himasbi.

Baca Juga: Basada Cup V Pertandingkan Tiga Cabang Olahraga

Pelantikan dihadiri oleh wakil rektor, dekan, dosen dan karyawan serta pembina orwama. Usai pelantikan pengurus peserta mengikuti character building yang menghadirkan pembicara CEO Tradha Group dr Reza Mardhika.

Ketua Panitia Siti Nurhasanah menyampaikan bahwa pelantikan pengurus orwama bertujuan untuk regenerasi pengurus BEM, Ortom, IKM dan UKM UNIMUGO sekaligus mempererat tali silaturahmi antar organisasi. Juga mengkoordinasikan setiap program kerja BEM, Ortom, IKM, dan UKM.

"Kami berharap teman-teman pengurus baru bisa menjalankan tanggung jawab menjadi pengurus BEM, Ortom, IKM , dan UKM dengan baik dan dapat bergerak bersama menjadi mahasiswa yang aspiratif, inovatif religius serta berkarakter islami guna kemajuan organisasi mahasiswa universitas Muhammadiyah Gombong," ujarnya.

Bergerak Bersama

Rektor UNIMUGO Dr Hj Herniyatun MKep Sp Mat meminta kepada pengurus baru diminta bergerak bersama. Tidak ada yang mendominasi, ingin bagus sendirian. Harus bergerak bersama saling mendukung dan menguatkan dan mensukseskan.

"Saya tidak mau mendengar pada periode ke depan, ada yang ingin menang sendiri," ujarnya.

Pengurus baru merupakan penerima tongkat estafet berikutnya harus tetap meminta masukan dan pertimbangan dari pengurus sebelumnya. Sebab, bagaimanapun yang sudah bertugas lebih berpengalaman.

Baca Juga: Keluarga Pasien Janin Meninggal Bantah Minta Maaf ke RSUD Tjitrowardojo, Komisi IV Berencana Pertemukan Kedua

"Pengurus periode ini harus inovatif. Artinya dalam melaksanakan program tidak asal sama dengan yang lalu," ujarnya seraya menekankan agar semua kegiatan berdasarkan nilai Islami.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Terkini

X