Sleman Mulai Buka PTM 100 Persen

- Selasa, 18 Januari 2022 | 15:26 WIB
Ilustrasi Pemrov DKI Jakarta laksanakan PTM 100% (pexels-photo-1153976-Artem Beliakin)
Ilustrasi Pemrov DKI Jakarta laksanakan PTM 100% (pexels-photo-1153976-Artem Beliakin)

"Minggu kemarin, kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan sudah melakukan PCR sampling di SD dan SMP daerah zona merah meliputi Kalurahan Purwomartani dan Mororejo. Semua hasilnya negatif," ujar Ery.

Meski telah membuka PTM 100 persen, sekolah tetap diingatkan untuk mematuhi prokes. Kantin juga belum diperbolehkan buka.

Adapun ketentuannya, untuk jenjang TK, kegiatan belajar maksimal 4 jam pelajaran dengan durasi 25 menit tiap jam pelajarannya. Untuk tingkat SD, beban belajarnya berkisar 30 jam hingga 34 jam per minggu dengan durasi 30-35 menit. Sementara jenjang SMP, dibatasi 40 menit tiap jam pelajaran dengan total beban 36 jam per minggu.

Baca Juga: Sikapi SKB 4 Menteri, Dosen Boleh PTM 100 Persen

"Pengaturan jadwalnya diserahkan ke masing-masing sekolah termasuk istirahat. Kantin belum boleh buka sehingga siswa diminta membawa bekal dari rumah, toh diperhitungkan tidak sampai siang, paling maksimal jam 11.30 sudah pulang," kata Ery.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Sleman Khamidah Yuliati menegaskan, sampai saat ini tidak ada temuan varian Omicron di Sleman.

Pihaknya sudah mengirimkan dua sampel yang dicurigai terindikasi Omicron. Hasilnya, satu sampel dinyatakan negatif dan lainnya masih menunggu pemeriksaan.

"Vaksinasi anak juga terus kami kejar. Targetnya 26 Januari nanti sudah selesai untuk dosis satu, sekarang sudah 57 persen dari total sasaran 95.950 anak, sedangkan dosis dua baru 354 siswa," terangnya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

X