Hengkang dari Indonesia, Proton hanya Tersedia di Malaysia dan Brunei

- Jumat, 10 Juni 2022 | 09:20 WIB
Logo mobil Proton. (: Media Formasi.)
Logo mobil Proton. (: Media Formasi.)

Untuk ekspor utuh (CBU) terdiri dari Nepal, Afrika Selatan, Mesir dan Brunei Darussalam.

Sedangkan Pakistan, Kenya dan Bangladesh diekspor dalam bentuk terurai (CKD) yang dirakit secara lokal. Tahun ini, rencananya Proton akan menambah negara tujuan ekspor mereka ke Sri Lanka.

Per Mei 2022, Pakistan menjadi negara dengan penggemar Proton terbesar lewat penjualan yang mencapai 1.350 unit di 2022. Diikuti dengan Mesir dan Brunei yang mencatat masing-masing 172 dan 158 unit.

Bersaing di kelas MPV

Jumlah ekspor dari Proton sendiri mengalami penurunan signifikan dibanding era 2010 silam. Saat itu Proton sukses mengekspor kendaraan mereka hingga 22.000 unit, termasuk unit CKD.

Tujuan pasarnya lebih besar, diantaranya hingga ke Inggris dan Australia, serta Indonesia. Analisa pasar menyebut, Proton terdepak karena kalah bersaing dengan produk asal Korea Selatan dan Cina.

Di 2021 silam, sempat ada wacana bagi Proton untuk kembali ke Indonesia dan Thailand. Namun sepanjang semester pertama ini, belum ada realisasi yang terlihat di Indonesia.

Produk Baru

Meski pasar mengecil, namun Proton tetap mendapat hati di masyarakat Malaysia. Untuk itu pengembangan produk anyar pun terus dilakukan.

Lama Tinggalkan Indonesia, Kini Proton Cuma Tersedia untuk Malaysia dan Brunei 03

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

X