Kini Kebijakan Diskon Pajak dibagi Menjadi Dua Katagori: Akankan Toyota Avanza Terancam?

- Kamis, 27 Januari 2022 | 10:11 WIB
Ilustrasi mobil Avanza putih. (Istimewa)
Ilustrasi mobil Avanza putih. (Istimewa)

Kala itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang pun mengajukan surat usulan perpanjangan PPNBM diskon 100% untuk 2022 kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani, sebagai upaya mengantusipasi lonjakan harga yang akan terjadi.

Permintaannya adalah agar Sri Mulyani tidak mengklasifikasikan mobil di bawah Rp 240 juta sebagai mobil mewah dan kandungan lokal 80%. Ketika pemerintah tidak menganggap mobil di golongan tersebut sebagai barang mewah, maka PPnBM bisa jadi tidak diterapkan.

Bila melihat batasan harga Rp 240 juta, untuk segmen low MPV seperti Toyota Veloz terancam tak dapat perpanjangan diskon ini, di situs resmi Toyota pada Desember 2021, harga Veloz dimulai dari Rp 251 juta.

Sedangkan Toyota Avanza harga terendah saat Desember 2021 masih dimulai dari Rp 206 juta. Namun, Avanza G CVT TSS dibanderol Rp 264,4 juta berpeluang tak dapat diskon perpanjangan bila usulan itu diberlakukan. Sedangkan Xpander juga berpeluang dapat diskon, terutama pada model terendah yaitu harga Rp 237 juta.

Di sisi lain, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) pun jadi pertimbangan menentukan nasib diskon PPnBM.

Mungkin memang pertimbangan-pertimbangan diatas yang menentukan bagaimana ketentuan diskon pajak yang akan berlaku pada masing-masing katagori.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

X