Kini Kebijakan Diskon Pajak dibagi Menjadi Dua Katagori: Akankan Toyota Avanza Terancam?

- Kamis, 27 Januari 2022 | 10:11 WIB
Ilustrasi mobil Avanza putih. (Istimewa)
Ilustrasi mobil Avanza putih. (Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka-kedu.com  - Pada Tahun 2022 ini, pemerintah kembali memberikan fasilitasi fiskal berupa diskon pajak mobil. Meski pada kebijakan ini terdapat perbedaan pada tahun 2021.

Pada tahun ini diskon pajak tak lagi 100% seperti di tahun lalu. Pemerintah memperpanjang program diskon PPnBM mobil baru hingga tahun 2022. Meski, tak sebesar dan tidak seleluasa tahun 2021 yang mencapai 100%.

Pada kebijakan diskon pajak ini dibagi jadi 2 kategori, yakni untuk LCGC dengan harga di bawah Rp200 juta. Kategori ini mendapat diskon 100% di kuartal pertama 2022, namun besaran diskon menyusut di tiap kuartalnya hingga kembali normal di kuartal IV.

Baca Juga: Awas Jangan Berkerumun, Ada Detektor Orang Tanpa Jaga Jarak

Sementara untuk Kategori kedua, diskon PPnBM untuk mobil non-LCGC Rp200 juta - 250 juta. Yang diberikan hanya di kuartal pertama 2022, besarannya pun hanya 50%.

Berakhirnya diskon PPnBM 100% pada 2021 lalu berdampak pada harga mobil baru di diler yang mengalami kenaikan signifikan. 

Peperti harga Toyota Avanza yang mengalami kenaikan lebih dari Rp 20 juta setelah tak dapat diskon PPnBM. Kondisi ini membuat Avanza terancam hadirnya.

Baca Juga: Jukir Nakal Didenda Rp 2 Juta, Forpi Yogyakarta : Jadi Efek Jera

Hal ini yang menjadikan mobil yang harganta diatas Rp. 200 juta terancam. Jika tidak ada perubahan atau perpanjangan program diskon pajak lagi, artinya harga mobil yang tadinya menikmati diskon PPnBM akan kembali normal ke posisi sebelum berlakunya fasilitas fiskal tersebut.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

X