Sekolah Dalang Habirandha Jogja: Merancang Dalang Kondang di Masa Depan

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:20 WIB

Sebelum latihan dimulai, Suara Merdeka Network berkesempatan berbincang langsung dengan Kanjeng Romo atau Kepala Sekolah Habirandha. Di awal perbincangan ia memperkenalkan diri dan menyebutkan nama lengkap beserta gelar yang diberikan keraton kepada dirinya.

Kanjeng Romo, Kepala Sekolah Dalang Habirandha
“Monggo mas, perkenalkan saya KRT Cermo Proboprayitno. KRT itu Kanjeng Raden Tumenggung, gelar yang diberikan keraton untuk abdi dalem setingkat Bupati sepuh (tua),” tutur Kanjeng Romo sambil tersenyum ramah.

Baca Juga: Orang Ini Gugat YouTube, TikTok dan Instagram, Apa Penyebabnya ?

Tak hanya memperkenalkan diri, Kanjeng Romo juga dengan senang hati mengisahkan awal mula berdirinya Pamulangan Dhalang Habirandha Yogyakarta, sekolah dalang yang dikelola Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Sekolah dalang ini berada di seberang keraton (kompleks Alun-alun Utara), atau lebih tepatnya di samping Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Di tempat tersebut terdapat dua bangsal atau pendopo kecil yang dijadikan tempat berlatih para calon dalang siswa Habirandha.

Peralatan yang tersedia di bangsal Habirandha terbilang lengkap dan sudah memenuhi syarat untuk gelaran pentas seni wayang kulit. Perlengakapan yang ada di sana seperti misalnya pakeliran, wayang dan sejumlah gamelan.

“Berdiri sejak tahun 1925. Yang memprakarsai sekolah dalang ini adalah Sri Sultan Hamengkubuwono VIII,” ungkap Kanjeng Romo. Dia menuturkan pada awal berdirinya yang menjadi siswa Habidrandha adalah para kerabat keraton.

Pamulangan Dhalang Habirandha didirikan dengan tujuan disamping mengembangkan profesi Dalang, juga untuk sarana mediasi. “Perlawanan saat masa penjajahan dulu kan masih diam-diam. Jadi lewat dalang disebarluaskan kepada rakyat khususnya masyarakat Yogyakarta bahwa Keraton Jogja mendukung perjuangan melawan para penjajah di Tanah Air,” sebut Kanjeng Romo.

Seiring perkembangan zaman, minat masyarakat terhadap profesi dalang semakin meningkat. Masyarakat umum terdiri dari mahasiswa, pekerja BUMN, bahkan TNI-AU mulai banyak yang tertarik mempelajari dalang di Pamulangan Dhalang Habirandha Yogyakarta.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Terkini

LKPP Targetkan 3,5 Juta Produk di E-Katalog Tahun 2023

Jumat, 23 Desember 2022 | 22:00 WIB

Sambut Bonus Demografi 2030, Menaker Ida: Fokus 5C

Jumat, 16 Desember 2022 | 18:29 WIB

KPK: Jaminan Kesehatan Banyak Dikorupsi

Kamis, 8 Desember 2022 | 17:00 WIB

Lord Rangga Diduga Meninggal Karena Terlalu Capek

Rabu, 7 Desember 2022 | 12:43 WIB

Kadin: B20 Momentum Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

Rabu, 16 November 2022 | 17:45 WIB

Putin Tidak Akan Hadir di G20 Bali !

Kamis, 10 November 2022 | 10:42 WIB
X