Kecelakaan Lalu Lintas, BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Perawatan Prantino

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 14:50 WIB
Gubernur Riau Syamsuar (paling kiri) bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo (dua dari kiri) menjengkuk Prantino, korban kecelakaan lalu lintas, di Eka Hospital Pekanbaru, Riau. (Dokumentasi BPJS Ketenagakerjaan)
Gubernur Riau Syamsuar (paling kiri) bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo (dua dari kiri) menjengkuk Prantino, korban kecelakaan lalu lintas, di Eka Hospital Pekanbaru, Riau. (Dokumentasi BPJS Ketenagakerjaan)

Akhir tahun 2016, Prantino, karyawan perusahaan perkebunan di Pekanbaru, Riau, mengalami kecelakaan lalu lintas. Motor yang dia tunggangi bertabrakan dengan pengendara lain.

Hasil pemeriksaan di rumah sakit, Prantino menderita cedera saraf tulang belakang. Berdasarkan keterangan tertulis BPJS Ketenagakerjaan, Sabtu (11/6), hingga kini Prantino sudah melalui 18 kali tindakan medis dan dirawat di ruang ICU Eka Hospital Pekanbaru.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, lantaran Prantino terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, selama 5,5 tahun biaya perawatannya yang mencapai Rp7,5 miliar ditanggung oleh pihaknya.

Baca Juga: Korban Kecelakaan Kerja Terima Bantuan Tangan Robotik

"Beliau terdaftar sebagai peserta kami sejak tahun 2013. [...] Seluruh peserta yang mengalami risiko kecelakaan kerja akan mendapatkan pengobatan medis hingga sembuh," ujarnya.

Anggoro menerangkan, selama peserta menjalani proses perawatan sehingga tidak mampu bekerja sementara waktu, BPJS Ketenagakerjaan membayarkan upahnya setiap bulan sebesar 100 persen selama satu tahun dan 50 persen untuk tahun berikutnya hingga sembuh.

Total jaminan Sementara Tindak Mampu Bekerja (STMB) yang telah dibayarkan, kata dia, sebesar Rp182 juta.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Jamsostek Rp2,2 M kepada Pekerja Surabaya

"Kami mengapresiasi perusahaan tempat Prantino bekerja yang telah mendaftarakan pekerjanya itu sejak tahun 2013 dan terus konsisten membayarkan iuran kepesertaannya. Jika dibandingkan dengan iuran yang telah dibayarkan hingga saat ini sebesar Rp42,6 juta, tentunya total manfaat yang diterima jauh lebih besar," imbuh dia.

Sementara, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Magelang, Budi Pramono menyatakan, setiap pekerja berhak atas jaminan sosial ketenagakerjaan.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Capaian Iuran BPJS Kesehatan 2021 Meningkat

Rabu, 6 Juli 2022 | 16:00 WIB

Luhut Minta DPR Tak Cari Popularitas

Jumat, 10 Juni 2022 | 10:23 WIB
X