Mengenal Omicron Lebih Jauh Oleh: Sri Wijayanti Wulandari

- Selasa, 18 Januari 2022 | 19:50 WIB
Foto: Sri Wijayanti Wulandari / dok
Foto: Sri Wijayanti Wulandari / dok

VARIAN B.1.1.529 SARS-CoV-2 dideteksi pertama kali pada 11 November 2021 di Botswana dan 14 November 2021 di Afrika Selatan. Pada 24 November 2021, Afrika Selatan melaporkan adanya penemuan varian tersebut sebagai varian baru kepada World Health Organization (WHO).

Tanggal 26 November 2021, WHO memberikan pengumuman berupa adanya varian B.1.1.529 merupakan Variant of Concern (VOC) dan memberikan nama Omicron (CDC 2021; WHO, 2021).

Penentuan B.1.1.529 sebagai Varian of Concern (VOC) berdasar pada data epidemiologi yang menunjukkan peningkatan kasus SARS-CoV-2 di Afrika Selatan dalam time-frame yang sama dengan penemuan Omicron (CDC, 2021).

Terdapat beberapa mutasi pada varian B.1.1.529 yang menyebabkan karakteristiknya berbeda dari varian yang sudah ada sebelumnya. Salah satu karakteristik tersebut kecepatan penularan dan tingkat keparahan penyakit (WHO, 2021).

Pertanyaan penting yang perlu dijawab ketika varian baru ditemukan yakni apakah varian lebih infeksius dibandingkan dengan varian-varian sebelumnya, apakah vaksinasi yang sudah dilakukan dapat mencegah infeksi varian baru.

Sayangnya, jawaban definitif terhadap pertanyaan-pertanyaan di atas belum dapat diberikan karena penelitian mengenai varian Omicron masih terus dilakukan.

Namun demikian, peneliti telah dapat menemukan mutasi-mutasi pada varian Omicron sehingga dampak mutasi dapat diperkirakan. Omicron mengalami delesi dan lebih dari 30 mutasi pada genomnya.

Dua tipe delesi yang terjadi adalah 69-70del dan 143-145del, sedangkan mutasinya meliputi T95I, G142D, K417N, T478K, N501Y, N655Y, N679K, dan P681H.

Delesi dan mutasi menyebabkan Omicron berpotensi memiliki laju penyebaran yang lebih cepat, ikatan dengan reseptor yang lebih kuat, dan mampu menghindari sistem imun (Karim & Karim, 2021).

Efektivitas Vaksin

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Capaian Iuran BPJS Kesehatan 2021 Meningkat

Rabu, 6 Juli 2022 | 16:00 WIB

Luhut Minta DPR Tak Cari Popularitas

Jumat, 10 Juni 2022 | 10:23 WIB
X