Sesaji Kearifan Lokal Nenek Moyang, Ada Sejak Sebelum Agama Masuk Indonesia

- Senin, 17 Januari 2022 | 15:44 WIB
Foto: Dr Sartini MHum / ist
Foto: Dr Sartini MHum / ist

 

YOGYAKARTA, suaramerdeka-kedu.com - Sebagian orang mengartikan tradisi sesajen sebagai bentuk persembahan kepada Tuhan, dewa, roh leluhur, atau nenek moyang, dan makhluk yang tidak kelihatan.

Tradisi ini sudah ada sejak sebelum Islam masuk, bahkan sebelum adanya agama Hindu dan Budha.

Menurut dosen filsafat UGM, Dr Sartini MHum, di masyarakat Indonesia tradisi biasanya dikaitkan dengan ritual yang diadakan untuk tujuan tertentu.

Baca Juga: Kebangkitan di Tengah Pandemi, Berbagai Generasi Pelukis Pamerkan Karya

Karena itu, benda-benda yang disiapkan untuk tiap sesaji dapat berbeda-beda. Masing-masing unsur dalam sesaji mempunyai filosofi sendiri.

''Di Jawa, sesaji sering disebut ada uborampe atau kelengkapan. Di Lumajang, bila itu sebagai tradisi masyarakat setempat, mungkin saja orang yang melakukan sesaji menganggap Semeru sebagai ''makhluk'' yang memiliki kekuatan dan berharap agar tidak ''murka'' lagi.

Dalam konteks sekarang, tentu di sana termuat permohonan kepada Tuhan agar mereka diberi keselamatan. Perlu penelitian khusus untuk mengkaji fenomena ini,'' ungkap Sartini.

Ia mengatakan kepercayaan tentang animisme dan dinamisme merupakan paham yang meyakini adanya roh yang hidup bersama manusia di alam semesta.

Baca Juga: PKL Malioboro Desak Relokasi Ditunda 3 Tahun

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Kadin: B20 Momentum Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

Rabu, 16 November 2022 | 17:45 WIB

Putin Tidak Akan Hadir di G20 Bali !

Kamis, 10 November 2022 | 10:42 WIB

Srikandi Patra, Secercah Asa bagi Kaum DifabelĀ 

Jumat, 21 Oktober 2022 | 10:01 WIB

Api Merapi Kobarkan Semangat Porda-Peparda DIY

Senin, 29 Agustus 2022 | 08:42 WIB

Perbaikan Venue dan Peluncuran Maskot

Senin, 29 Agustus 2022 | 08:41 WIB

Persiapan Porda Maksimal, Sleman Percaya Diri

Senin, 29 Agustus 2022 | 08:39 WIB

Atjong Tio Raih Catatan Waktu Tercepat

Minggu, 14 Agustus 2022 | 17:13 WIB

Wapres: Kuatkan Moderasi Beragama

Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:30 WIB
X