Universitas Amikom Terlibat Penelitian Bersama Pakar Seluruh Dunia

- Minggu, 12 Desember 2021 | 16:45 WIB
Foto: Universitas Amikom bekerja sama dalam penelitian yang diikuti para pakar dari seluruh dunia.(Foto: ist)
Foto: Universitas Amikom bekerja sama dalam penelitian yang diikuti para pakar dari seluruh dunia.(Foto: ist)




YOGYAKARTA, suaramerdeka-kedu.com - Direktur Pascasarjana Universitas Amikom Yogyakarta, Prof Dr Kusrini mengungkapkan menjadi bagian dari sebuah konsorsium internasional yang begitu besar tentu menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tantangan.

Hal itu ia sampaikan terkait Proyek Silvanus yang didanai oleh program Green Deal EU Horizon 2020 dan dikoordinasi Università Telematica Pegaso.

Proyek ini berlangsung selama 42 bulan dan diikuti oleh 49 mitra dari Uni Eropa, Brasil, Indonesia, dan Australia.

Baca Juga: Petugas Sampah di Kampung Diusulkan Terima Insentif

Proyek tersebut merupakan konsorsium besar yang di dalamnya terdapat berbagai macam tenaga ahli dari empat benua yang bertujuan menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan meningkatkan ketangguhan hutan terhadap perubahan iklim.

Tujuan utama, menciptakan platform pengelolaan hutan yang tangguh terhadap perubahan iklim dalam rangka mencegah dan menekan kebakaran hutan.

''Silvanus mengandalkan pakar lingkungan, teknis dan ilmu sosial untuk mendukung pemeritah pusat dan daerah yang bertanggung jawab atas pengelolaan kebakaran hutan di negaranya masing-masing. Ilmuwan dan peneliti yang tergabung akan membantu pemerintah memantau sumber daya hutan secara efisien, mengevaluasi keanekaragaman hayati, menghasilkan indikator yang lebih akurat mengenai risiko kebakaran, dan mempromosikan aturan keselamatan bagi masyarakat setempat yang terdampak, melalui sosialisasi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebakaran hutan,'' papar Kusrini.

Baca Juga: Targetkan 200 Juta Warga Indonesia Tervaksin, BINDA DIY Gelar Vaksinasi 1.000 Dosis

Kemampuan Peneliti Keberadaan Amikom sebagai pelaksana kerja sama dalam konsorsium ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap kemampuan para peneliti. Hal ini senada dengan visi kampus menjadi world class university.

Kampus tersebut telah memperoleh pengakuan urutan ke-33 tingkat dunia sebagai perguruan tinggi yang memiliki dampak nyata bagi dunia internasional.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Api Merapi Kobarkan Semangat Porda-Peparda DIY

Senin, 29 Agustus 2022 | 08:42 WIB

Perbaikan Venue dan Peluncuran Maskot

Senin, 29 Agustus 2022 | 08:41 WIB

Persiapan Porda Maksimal, Sleman Percaya Diri

Senin, 29 Agustus 2022 | 08:39 WIB

Atjong Tio Raih Catatan Waktu Tercepat

Minggu, 14 Agustus 2022 | 17:13 WIB

Wapres: Kuatkan Moderasi Beragama

Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:30 WIB

Capaian Iuran BPJS Kesehatan 2021 Meningkat

Rabu, 6 Juli 2022 | 16:00 WIB
X