Gerakan Pasang 1 Juta Patok Tanah di Indonesia, 7.000 di Antaranya Dipasang di Magelang

- Jumat, 3 Februari 2023 | 15:25 WIB
Seorang warga (dua dari kiri) memasang patok bidang tanah dalam program Gempatas, di Desa Banyuroto, Sawangan, Magelang, Jumat (3/2/2023). (Dokumentasi Prokompim Kabupaten Magelang)
Seorang warga (dua dari kiri) memasang patok bidang tanah dalam program Gempatas, di Desa Banyuroto, Sawangan, Magelang, Jumat (3/2/2023). (Dokumentasi Prokompim Kabupaten Magelang)

MAGELANG, SUARA MERDEKA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencanangkan program Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas atau Gempatas.

Melalui Gempatas, sebanyak 1 juta patok batas bidang tanah dipasangkan secara serentak di seluruh Indonesia, Jumat (3/2/2023). Di Kabupaten Magelang, pemasangan patok berlangsung di Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan.

Berdasarkan keterangan tertulis Pemkab Magelang, pemasangan patok dilakukan guna mendukung program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Pada kesempatan tersebut, di Kabupaten Magelang disebut dipasang sebanyak 7.700 patok bidang tanah. Dari 7.700 patok, di antaranya ada 1.500 patok di Desa Banyuroto, 1.000 patok di Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, 500 patok di Desa Mangunsari, Kecamatan Windusari, dan 1.000 patok di Desa Pesidi, Kecamatan Grabag.

Baca Juga: Marak Isu Penculikan Anak, Sekolah di Magelang Terapkan Aturan Penjemputan

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, melalui sambungan zoom, meminta masyarakat untuk memasang patok batas pada tanah milik masing-masing. Gempatas, menurutnya, adalah upaya melawan mafia tanah yang sering mengganggu dan merugikan warga masyarakat.

"Mafia tanah seringkali hadir memanfaatkan kekaburan dan ketidakjelasan batas-batas kepemilikan tanah. Tanah yang sudah diwariskan turun temurun kemudian berubah menjadi sengketa karena anak cucu pemilik tanah tidak tahu persis letak dan batas-batas tanah milik orang tua mereka. Dari sinilah mafia tanah mulai bermain," jelas Hadi.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengapresiasi Gempatas sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga batas tanah yang dimilikinya, sehingga dapat menghilangkan konflik maupun sengketa batas kepemilikan tanah.

Baca Juga: Berikut Surat Edaran Disdikbud Magelang soal Isu Penculikan Anak

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat mulai dari sekarang, pasang tanda batasnya. Musyawarah dengan tetangga, agar pemasangan patok batas tanah tidak ada permasalahan di kemudian hari," imbuh Zaenal.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Insfrastruktur Harus Dipelihara dan Dijaga Bersama

Senin, 20 Maret 2023 | 17:54 WIB

Borobudur Marathon 2023, Ini Tanggalnya

Sabtu, 18 Maret 2023 | 23:18 WIB
X