Dinas Sosial Kabupaten Temanggung Ajak Cegah Radikalisme Lewat Kearifan Lokal

- Rabu, 25 Januari 2023 | 15:17 WIB
pemberian bantuan kostum kuda lumping (SM/Riki Diswantoro)
pemberian bantuan kostum kuda lumping (SM/Riki Diswantoro)

TEMANGGUNG - Guna mengantisipasi maraknya ajaran radikalisme, Dinas Sosial Kabupaten Temanggung bekerjasama dengan BNPT memberikan program keserasian sosial dan kearifan lokal kepada masyarakat di Desa Bansari, Kecamatan Bansari.

Desa Bansari dikenal dengan masyarakat yang toleran dan hidup rukun di tengah perbedaan. Sebelumnya di Desa Bansari juga dibangun KTN (Kawasan Terpadu Nusantara) oleh BNPT.

Fasilitator Daerah Sinergitas BNPT Temanggung Nur Afad mengatakan, program tersebut diberikan kepada Desa Bansari guna mendukung program KTN.

"Selain itu, toleransi warganya sudah bagus, ikatan sosialnya tinggi, bisa dibilang ini pendekatan secara lunak di masyarakat, nanti berujung ke aspek fisik dari segi ekonomi.

Di Bansari sudah ada komunitas pecinta alam sindoro memiliki usaha sablon, dari sini nanti bisa dikembangkan misal pembuatan kaos KTN. " katanya, Kemarin, (25/01).

Sementara, Program Keserasian Sosial diberikan sebesar Rp.150 juta, sudah digunakan untuk pembangunan gedung keserasian di Kawasan Terpadu Nusantara.

"Program kearifan lokal mendapatkan Rp.50 juta digunakan untuk pengadaan seragam kesenian kudang lumping," kata Kepala Dinas Sosial Temanggung, Prasodjo.

Ia menyebut, pada tahun 2022 hanya ada di Bansari yang mendapatkan program Keserasian Sosial dan Kearifan Lokal.

Sebelumnya pada tahun 2021 di Desa Purwodadi, Kecamatan Tembarak.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X