Diterjang Longsor Akibatkan Jembatan Putus, Warga Temanggung Bangun Jalur Alternatif

- Rabu, 25 Januari 2023 | 14:57 WIB
Warga terpaksa melintasi jalur alternatif tepat disamping longsor (SM/Riki Diswantoro)
Warga terpaksa melintasi jalur alternatif tepat disamping longsor (SM/Riki Diswantoro)

TEMANGGUNG - Jembatan penghubung antara Desa Ngadisepi dan Kemiriombo, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung putus total, pada Jumat, 20 Januari 2023 lalu.

Hal itu akibat hujan deras dengan intensitas sangat tinggi beberapa hari terakhir.

Karena menjadi jalur satu-satunya menuju pasar dan sekolah, warga Ngadisepi berinisiatif membuat jalur sementara tepat di samping lokasi longsor.

“Karena kalau tidak lewat sini harus memutar melalui desa Kalibanger,” kata, Sudiyanto Relawan Purborekso, Kecamatan Gemawang, Kamis,(25/01).

Menurutnya, mayoritas anak-anak SMP/MTs di desa Kemiriombo dan Ngadisepi bersekolah di SMP Gemawang. Sehingga, orang tua perlu menambah biaya untuk ongkos bensin anak-anak.

"Muter lewat desa Kalibanger sekitar 12 km, sebelum ada jalur alternatif ini warga dan anak sekolah jalan kaki lewat sini, atau muter itu," tuturnya.

Sudiyanto menyebut, sebelum terjadi longsor jembatan penghubung tersebut sudah mengalami keretakan sehingga mobil dilarang melintas selama 4 bulan terakhir.

"Sebenarnya ini keterlambatan karena sudah ada tanda keretakan, beruntungnya pada saat longsor kemarin tidak ada korban jiwa," jelasnya.

Ia menambahkan, daerahnya memang berada pada lokasi rawan longsor karena terdiri dari bukit dan kontur tanah yang mudah bergerak.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X