Penandatanganan Prasasti Gedung Kuliah Terpadu dan Gedung Fisipol Untidar

- Senin, 23 Januari 2023 | 18:04 WIB
SM/Dok PENINJAUAN: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, saat melakukan peninjauan di Kampus Sidotopo Untidar, Sabtu (21/1).
SM/Dok PENINJAUAN: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, saat melakukan peninjauan di Kampus Sidotopo Untidar, Sabtu (21/1).

Magelang, suaramerdeka-kedu.com - Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, melakukan penandatanganan prasasti Gedung Kuliah Terpadu dan Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) di Kampus Sidotopo Untidar, sebagai tanda telah selesainya pembangunan.

Dua gedung tersebut telah diresmikan beberapa waktu yang lalu, oleh Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Essy Asiah, mewakili Menteri PUPR yang berhalangan hadir.

"Hari ini bersamaan dengan kunjungan Menteri Basuki untuk meresmikan dan meninjau Jalan Evakuasi Desa Krinjing, Embung Mranggen, Sabo DAM Menayu, dan Kawasan Wisata Umbul Jumprit, Alhamdulillah beliau berkesempatan untuk melakukan kunjungan singkat ke Untidar,” ucap Rektor Untidar, Prof Dr Sugiyarto.

Prof. Dr. Mukh. Arifin, selaku Rektor UNTIDAR periode 2018-2022, yang turut hadir dalam acara penandatangan prasasti menyampaikan, kedua gedung tersebut akan langsung dimanfaatkan untuk kegiatan perkuliahan pada awal September 2022.

"Nantinya di Kampus Sidotopo juga akan dibangun rektorat, auditorium, perpustakaan, pusat kegiatan mahasiswa, dan lainnya,” ucapnya.

Seusai penandatangan prasasti, Menteri PUPR yang didampingi para pimpinan Untidar, dan pimpinan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, melakukan peninjauan langsung di seluruh lantai di Gedung Kuliah Terpadu dan Gedung Fisipol.

Gedung Kuliah Terpadu memiliki luas 4.134 meter persegi, yang terdiri dari 1 lantai basement dan 5 lantai untuk perkuliahan dan perkantoran. Sementara Gedung Fisipol seluas 3.369 meter persegi, terdiri dari 1 lantai basement dan 4 lantai untuk perkuliahan dan perkantoran.

Gedung tersebut terdiri dari ruang kelas, ruang dosen, ruang rapat, ruang laboratorium TV dan Audio, ruang lavatory putri dan difabel, tangga darurat, jembatan penghubung, basement, parkiran, area entrance, drop off dan lobby, dan panel surya Gedung Kuliah Terpadu.

Proses pembangunan berlangsung kurang lebih 10 bulan, sejak November 2021 hingga September 2022, dengan menelan biaya Rp65,59 miliar. Saat ini 2 gedung tersebut masih dalam tahap pendampingan, sampai dengan Final Hand Over atau Serah Terima Akhir Kegiatan pada Maret nanti. (dek)

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X