Bappeda Litbangda Magelang Rilis "Klinik Kekayaan Intelektual", Apa Itu?

- Jumat, 20 Januari 2023 | 20:37 WIB
Kepala Bappeda dan Litbangda Kabupaten Magelang M Taufiq Hidayat Yahya (dua dari kanan) saat peresmian Klinik Kekayaan Intelektual, Jumat (20/1/2023). (Dokumentasi Prokompim Kabupaten Magelang)
Kepala Bappeda dan Litbangda Kabupaten Magelang M Taufiq Hidayat Yahya (dua dari kanan) saat peresmian Klinik Kekayaan Intelektual, Jumat (20/1/2023). (Dokumentasi Prokompim Kabupaten Magelang)

SUARA MERDEKA, MAGELANG – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda dan Litbangda) Kabupaten Magelang melakukan peresmian layanan Klinik Kekayaan Intelektual, Jumat (20/1/2023).

Kepala Bappeda dan Litbangda Kabupaten Magelang, M Taufiq Hidayat Yahya mengatakan, Klinik Kekayaan Intelektual (KKI) melayani inventarisasi dan membuat pangkalan data untuk KI yang sudah terdaftar. KKI juga melayani konsultasi bagi pemohon KI.

"Selama ini masyarakat mendaftarkan kekayaan intelektual … melalui online maupun perangkat daerah terkait (yang ) bekerja sama dengan pihak ketiga. Namun, sampai saat ini belum ada pangkalan data yang merekam kekayaan intelektual yang ada di Kabupaten Magelang dengan baik," jelasnya dalam keterangan tertulis Pemkab Magelang, Jumat.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda dan Litbangda Kabupaten Magelang, Wahyu Hernowo menyebutkan, KKI dibentuk untuk mendekatkan layanan pengajuan perlindungan KI.

Baca Juga: Lanjutan Kasus Perselingkuhan Kades & Guru di Magelang

Dengan adanya layanan baru tersebut, pemohon tak perlu datang ke Kanwil Kantor Kemenkumham Jawa Tengah.

KKI berlaku bagi pemohon secara personal ataupun komunal. Kekayaan intelektual komunal (KIK), misal, Wahyu mengungkapkan, tarian soreng dan topeng ireng telah memiliki sertifikat tersebut kategori ekspresi budaya tradisional dari Kabupaten Magelang.

Mengutip situs web Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham, KIK terbagi dalam empat jenis, yakni ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, sumber daya genetik, dan potensi indikasi geografis.

Menurut Wahyu, Kabupaten Magelang memiliki semua jenis KIK. Dari pengetahuan tradisional, ada seni pahat batu dan masakan mangut beong. Pada sumber daya genetik, ada potensi varietas-varietas tanaman unggul. Pada potensi indikasi geografis, terdapat tanaman kopi yang ditanam di lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Baca Juga: Dispeterikan Magelang Temukan Sapi Idap Lumpy Skin Disease

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X