Pemkab Magelang Dapat DIPA Rp1,8 Triliun, Ganjar: Perkuat Kemandirian Pangan & Energi

- Kamis, 8 Desember 2022 | 19:30 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (tengah) menyerahkan DIPA secara simbolis kepada Bupati Magelang Zaenal Arifin, di Semarang, Selasa (6/12/2022). (Prokompim Kabupaten Magelang)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (tengah) menyerahkan DIPA secara simbolis kepada Bupati Magelang Zaenal Arifin, di Semarang, Selasa (6/12/2022). (Prokompim Kabupaten Magelang)

MAGELANG, SUARA MERDEKA - Pemerintah Kabupaten Magelang mendapatkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2023 senilai Rp1.865.298.609.000.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerahkan DIPA secara simbolis kepada Bupati Magelang Zaenal Arifin di Semarang, Selasa (6/12/2022), berdasarkan keterangan tertulis Pemkab Magelang, Kamis (8/12/2022).

Ganjar mengatakan DIPA dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) adalah dokumen APBN yang digunakan sebagai acuan pimpinan instansi vertikal dan kepala daerah dalam melaksanakan program pembangunan secara kolaboratif.

Dari dua dokumen tersebut, dia meminta jajaran di Jateng menggunakan alokasi APBN 2023 untuk memperkuat berbagai investasi hingga kemandirian pangan dan energi.

Baca Juga: GM: Libur Nataru 2023 Wisatawan Bisa Naik ke Candi Borobudur

"Umpama perbaikan jalan, jembatan yang fisik, pengurangan angka kemiskinan, menekan angka pengangguran, agar semuanya bisa membuka lapangan kerja," ujarnya.

Menurut dia penggunaan dana untuk investasi sangat penting dilakukan dalam menghadapi tahun 2023. Sebab, dia bilang tahun tersebut situasi ekonomi dunia dan nasional diperkirakan tidak mudah.

Ganjar menambahkan sebelum prosesi penerimaan alokasi APBN 2023, Pemprov Jateng telah melakukan persiapan di sejumlah sektor. Khususnya terkait pertanian, energi, dan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga: KPK: Jaminan Kesehatan Banyak Dikorupsi

"Pangan kita pasti mampu, transisi energi sedang kita lakukan, tambah digenjot SDM-nya. Maka, penurunan stunting, angka kemiskinan, datanya dikejar. Sehingga, Satu Data Indonesia mesti diterjemahkan Satu Data provinsi, kabupaten, kota, sampai ke desanya," pungkasnya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Ganjar Tinjau Proyek Masjid Agung di Magelang

Selasa, 31 Januari 2023 | 20:56 WIB

Kapolres Magelang Kota Pimpin Upacara HUT Satpam Ke 42

Selasa, 31 Januari 2023 | 15:37 WIB

Wartawan Suara Merdeka Juara Menulis Lingkungan

Senin, 30 Januari 2023 | 15:19 WIB

Read Aloud Magelang Resmi Dilaunching

Minggu, 29 Januari 2023 | 21:55 WIB

Panglima TNI Tinjau Kantor Pemkot Magelang

Minggu, 29 Januari 2023 | 17:05 WIB
X