Anak Bungsu Bunuh Orang Tua dan Kakak di Magelang, Sosiolog Soroti Pola Interaksi

- Selasa, 29 November 2022 | 18:49 WIB
Rumah TKP ditemukannya tiga sekeluarga mati di Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah (Suara Merdeka Kedu)
Rumah TKP ditemukannya tiga sekeluarga mati di Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah (Suara Merdeka Kedu)

MAGELANG, SUARA MERDEKA - Satu keluarga diduga dibunuh DD (22), anak bungsu, dengan cara diracuni arsenik di rumahnya di Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Senin (28/11/2022).

Dosen Sosiologi Universitas Muhammadiyah Magelang Kanthi Pamungkas Sari mengatakan, pertanyaan utama ialah pihak mana yang lebih banyak berinteraksi dengan DD. Apakah keluarga, lingkungan sebaya, atau media sosial.

"Tiga hal tersebut, saya kira, yang bisa mempengaruhi perilaku seseorang," ujarnya saat dihubungi Suara Merdeka, Selasa (29/11/2022).

Kanthi memaparkan dalam keluarga memiliki struktur keluarga, terdiri atas unsur pola interaksi, struktur peran, dan struktur kekuasaan.

Pola interaksi mengacu pada bagaimana komunikasi antaranggota keluarga. Misal, apakah antaranggota keluarga dibiasakan untuk mendengarkan satu sama lain dan keterbukaan dalam menyampaikan masalah.

Baca Juga: Diminta Tanggung Biaya Hidup, Anak Bungsu di Magelang Racuni Keluarganya hingga Tewas

Kemudian, dalam keluarga umumnya terdapat pembagian peran masing-masing. Peran bapak dan ibu pada usia produktif dan tidak produktif tentu berbeda. Begitu juga peran kakak dan adik semasa anak-anak dan dewasa.

Dalam keluarga pula ada kekuatan untuk mempengaruhi anggota yang lain yang mengarahkan pada nilai-nilai yang ingin dikembangkan atau dibudayakan dalam keluarga.

Saat keluarga baru terbentuk, orang tua menjadi figur yang dominan. Namun, ketika orang tua memasuki usia tidak produktif, sosok yang dominan itu akan bergeser kepada anak yang dianggap mampu.

"Kondisi sosial anggota keluarga akan dipengaruhi bagaimana keluarga itu membangun struktur keluarga. Kalau struktur keluarganya dibangun dengan baik, maka kondisi sosialnya pasti juga akan baik. Dan, hal ini jelas akan mempengaruhi perilaku dari setiap anggota keluarga," tandas Kanthi.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X