KMA: Budaya Spiritual dan Dolanan Rakyat di Borobudur akan Jadi Wisata Edukasi

- Senin, 21 November 2022 | 19:18 WIB
Direktur KMA Sjamsul Hadi (dua dari kiri) menunjukan tiga buku foto-cerita tentang budaya spiritual dan dolanan rakyat di kawasan Borobudur, di Balkondes Karangrejo, Senin (21/11/2022). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)
Direktur KMA Sjamsul Hadi (dua dari kiri) menunjukan tiga buku foto-cerita tentang budaya spiritual dan dolanan rakyat di kawasan Borobudur, di Balkondes Karangrejo, Senin (21/11/2022). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)

MAGELANG, SUARA MERDEKA - Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengidentifikasi ratusan bentuk budaya spiritual dan dolanan rakyat di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat (KMA), Sjamsul Hadi mengatakan, ada 601 budaya spiritual dan 196 dolanan kerakyatan.

Ratusan budaya spiritual dan dolanan kerakyatan tersebut lantas dibuat menjadi tiga buku foto-cerita. Tiga buku diluncurkan oleh Direktorat KMA di Balai Ekonomi Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Senin (21/11/2022).

Lebih lanjut Sjamsul menyebut temuan tersebut akan dikemas menjadi paket wisata budaya yang dikembangkan oleh tiap-tiap desa di kawasan Borobudur.

Baca Juga: Polisi Tangkap Komplotan Judi Pilkades di Magelang

"Sehingga, ke depannya pariwisata tidak hanya terkonsentrasi di Candi Borobudur, namun di 20 desa di kawasan Borobudur. Ini menjadi bagian pariwisata penyangga Candi Borobudur, sehingga dampak ekonomi bisa merata," jelas dia.

Ketua Eksotika Desa, Panji Kusumah menuturkan, tiga buku foto-cerita merekam aktivitas mulai dari temu-kenali, pengembangan, dan pemanfaatan berupa festival dan peta perjalanan (travel pattern) wisata budaya--khususnya budaya spiritual dan dolanan kerakyatan.

Budaya spiritual di antaranya meliputi ritus, sajian pangan, kesenian rakyat, dan ritus daur hidup. Dolanan kerakyatan mencakup permainan dengan bahan bambu, kayu, tanaman, hingga tembang dolanan.

Baca Juga: Dihentikan karena Langgar Lalu Lintas di Borobudur, Pelanggar Rebut Pistol Polisi

"Nanti masing-masing desa mengemas berbagai potensi budaya spiritual maupun dolanan kerakyatan ke dalam bentuk wisata edukasi," ujar Panji. 

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

KPU Temanggung Tetapkan 6 Dapil Pemilu 2024 Mendatang

Senin, 28 November 2022 | 18:40 WIB

3 Anggota Keluarga Tewas di Magelang, Dugaan Diracun

Senin, 28 November 2022 | 15:39 WIB

Kota Magelang Raih 6 STBM Award dari Kemenkes

Sabtu, 26 November 2022 | 10:15 WIB

Pelajar Gelar Doa Bersama, Untuk Korban Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 10:14 WIB

1.300 Petani Tolak Kenaikan Cukai

Sabtu, 26 November 2022 | 10:02 WIB
X