Augmented Reality dalam Konser Pamit Marching Band UPN Yogyakarta

- Sabtu, 19 November 2022 | 18:31 WIB
Pejabat teras UPN Yogyakarta dan grup marching band berfoto bersama usai konser pamit. (Dokumentasi UPN Yogyakarta)
Pejabat teras UPN Yogyakarta dan grup marching band berfoto bersama usai konser pamit. (Dokumentasi UPN Yogyakarta)

Marching Band (MB) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta menghelat konser pamit di UPN, akhir pekan lalu.

Bukan konser untuk terakhir kali, melainkan demi meminta restu untuk berlomba dalam Indonesia Drum Corps Championship di Bandung, Jawa Barat, 25-27 November mendatang.

Ajang yang digelar Indonesia Drum Corps Association tersebut akan diikuti oleh unit-unit marching band dari seluruh Indonesia.

MB UPN Yogyakarta mengundang Komunitas Marching Band Yogyakarta yang terdiri atas kelompok marching band dari berbagai universitas di Yogyakarta dalam konser pamit.

Ada hal menarik pada konser itu. Terjadi kolaborasi antara grup paduan suara yang berbeda dimensi, antara luring dan daring.

Pendiri Ceryneian Digital Entertainment Afra C Putri (tengah) memberikan sambutan pada konser pamit marching band UPN Yogyakarta. (Dokumentasi UPN Yogyakarta)

Adalah Afra C Putri, anggota paduan suara salah satu grup, yang membuat konser berformat augmented reality tersebut terjadi. Afra diketahui pendiri perusahaan rintisan Ceryneian Digital Entertainment.

Dalam pidatonya, Afra menyatakan, Ceryneian akan terus menghasilkan karya-karya digital yang mendukung perkembangan marching band Indonesia. 

"Saya berharap, dengan berbagai karyanya, Indonesia akan lebih dikenal dunia dan menjadi kiblat baru bagi dunia marching band Internasional," tandas dia.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

KPU Temanggung Tetapkan 6 Dapil Pemilu 2024 Mendatang

Senin, 28 November 2022 | 18:40 WIB

3 Anggota Keluarga Tewas di Magelang, Dugaan Diracun

Senin, 28 November 2022 | 15:39 WIB

Kota Magelang Raih 6 STBM Award dari Kemenkes

Sabtu, 26 November 2022 | 10:15 WIB

Pelajar Gelar Doa Bersama, Untuk Korban Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 10:14 WIB

1.300 Petani Tolak Kenaikan Cukai

Sabtu, 26 November 2022 | 10:02 WIB
X