Lakukan Unjuk Rasa, Warga Minta Pemecatan Sekdes Andika Sari Dipercepat

- Rabu, 9 November 2022 | 07:46 WIB
 Para warga Desa Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Purworejo, meminta pemecatan Sekdes Andika Sari dipercepat (SM/Hafidz Kurnia)
Para warga Desa Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Purworejo, meminta pemecatan Sekdes Andika Sari dipercepat (SM/Hafidz Kurnia)

PURWOREJO, suaramerdeka-kedu.com - Sebanyak 500 warga Desa Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano kembali melakukan unjuk rasa menuntut Sekertaris Desa Banyuasin Kembaran, Andika Sari agar dipecat.

Kali ini unjuk rasa dilakukan di depan kantor Bupati Purworejo pada Selasa (8/11).

Dalam aksi ini warga meminta agar proses pemberhentian Sekdes yang dinilai telah mencoreng nama baik desa ini untuk dipercepat.

Kepala Desa Banyuasin Kembaran saat ini belum berani membuat SK pemberhentian Sekdes lantaran belum ada rekomendasi Bupati dan hasil pemeriksaan Inspektorat juga belum turun.

Pihak Pemerintah Daerah yang menemui warga kemudian menjanjikan rekomendasi Bupati akan turun pada akhir bulan November 2022 ini.

Sebelumnya, diketahui bahwa video Sekdes Andika Sari yang berada di sebuah diskotek viral di media sosial. Hal itu yang kemudian memancing amarah warga hingga meminta Sekdes iti dipecat.

Selain ini, warga juga menilai bahwa Sekdes Andika Sari tidak menjalankan pekerjaan dengan baik karena sering tidak berangkat ke kantor.

Ahmad Abdul Aziz, Kepala Desa Banyuasin Kembaran mengatakan, masyarakat menuntut agar SK pemberhentian Sekdes segera dibuat. Namun, tentunya untuk pembuatan SK pemberhentian ada berbagai proses konsultasi yang saat ini masih berjalan.

"Belum, memang sampai hari ini SK pemberhentian belum saya buat karena kami sudah melapor ke Inspektorat dan Bupati, tapi hasil evaluasi dari Inspektorat belum disampaikan Bupati, sehingga Bupati belum bersurat ke Desa. Kita harus menunggu evaluasi dari Inspektorat, setelah itu nanti dibuatkan berita acara disampaikan ke Bupati dan Bupati bersurat ke desa," terangnya, saat ikut dalam unjuk rasa.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPU Temanggung Tetapkan 6 Dapil Pemilu 2024 Mendatang

Senin, 28 November 2022 | 18:40 WIB

3 Anggota Keluarga Tewas di Magelang, Dugaan Diracun

Senin, 28 November 2022 | 15:39 WIB

Kota Magelang Raih 6 STBM Award dari Kemenkes

Sabtu, 26 November 2022 | 10:15 WIB

Pelajar Gelar Doa Bersama, Untuk Korban Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 10:14 WIB

1.300 Petani Tolak Kenaikan Cukai

Sabtu, 26 November 2022 | 10:02 WIB
X