Pengelola Wisata Dapatkan Pelatihan Khusus

- Kamis, 3 November 2022 | 07:30 WIB
Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata, Dinporapar Kabupaten Purworejo, Agung Pranoto memberikan perlengkapan pelatihan berupa tas, bagi peserta pelatihan tata kelola wisata, di Ganesha Convention Hall (SM/Dok)
Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata, Dinporapar Kabupaten Purworejo, Agung Pranoto memberikan perlengkapan pelatihan berupa tas, bagi peserta pelatihan tata kelola wisata, di Ganesha Convention Hall (SM/Dok)

PURWOREJO, suaramerdeka-kedu.com - Dinas Pemuda, olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, menyelenggarakan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis, dan Pemasaran.

Pelatihan ini khusus diberikan kepada 41 orang pengelola destinasi dan desa wisata di wilayah Kabupaten Purworejo, selama tiga hari berturut-turut mulai Senin (31/10) hingga Rabu (2/11), di Ganesha Convention Hall.

Selain pelatihan di dalam ruangan juga dijadwalkan outing class ke salah satu Desa Wisata di Kabupaten Wonosobo pada Kamis 3 November 2022.

Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata, Dinporapar Kabupaten Purworejo, Agung Pranoto, menjelaskan, kegiatan itu diselenggarakan dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan sikap kerja SDM pengelola destinasi wisata dalam mengelola dan mengembangkan destinasi wisatanya masing-masing.

Baca Juga: Puskesos Diharapkan Mampu Selesaikan Masalah Kemiskinan

"Dengan pelatihan itu diharapkan pengelola destinasi atau desa wisata dapat memberikan layanan prima kepada wisatawan," jelasnya.

Pelatihan Tata Kelola, Bisnis, dan Pemasaran itu, lanjutnya, dilaksanakan dengan pemberian sejumlah materi keterampilan diantaranya branding, pemasaran, dan penjualan destinasi wisata baik secara konvensional maupun secara digital.

Berbagai materi tentang pengelolaan dan pengembangan pariwisata diberikan dalam pelatihan itu. Untuk melengkapi materi-materi, pada hari Kamis 3 November 2022, seluruh peserta diajak untuk melakukan visitasi ke salah satu Desa Wisata di Kabupaten Wonosobo.

"Harapannya dengan melihat dan mengamati secara langsung pengelolaan terkait Tata Kelola, Bisnis, dan Pemasaran di Desa Wisata itu, peserta dapat mengimplementasikan dan memodifikasi sesuai dengan kondisi dan local wisdom yang ada di destinasi wisata masing-masing," harapnya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenkeu Jateng, Paparkan Kinerja Positif APBN 2022

Jumat, 27 Januari 2023 | 19:03 WIB

Polda Jateng Mulai Uji Coba Drone Tilang Elektronik

Jumat, 27 Januari 2023 | 18:07 WIB

Realisasi PAD Kota Magelang Naik Signifikan

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:00 WIB

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X