Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan Gadis Di Temanggung

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:00 WIB
Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi menunjukan barang bukti yang digunakan pelaku (SM/Riki Diswantoro)
Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi menunjukan barang bukti yang digunakan pelaku (SM/Riki Diswantoro)


TEMANGGUNG, Suaramerdeka-kedu.com - Kepolisian Resor Temanggung berhasil menangkap pelaku pembunuhan gadis di Desa Campurejo, Kecamatan Gemawang, Temanggung waktu lalu.

Ia adalah R (17) berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Temanggung 10 hari kemudian, pada hari Jumat tanggal 30 September 2022 setelah pelaku membunuh korban di rumah miliknya pada hari Selasa, Tanggal 20 September 2022.

"Petugas menemukan orang yang diduga kuat membawa korban dan melakukan interogasi terhadap orang tersebut, dalam interogasi tersebut terduga pelaku mengakui perbuatanya dan menunjukkan kepada petugas tempat dimana korban melakukan perbuatannya." Jelas Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi, Kemarin,(04/10).

Sebelumnya, pelaku menjemput korban di rumahnya di Dusun Tegal Parakan, Rt.03 Rw.08, Desa Gemawang, Kecamatan Gemawang, untuk diajak ke rumah pelaku. Sesampainya di rumah pelaku, korban di beri minuman keras dan selanjutnya pelaku menyetubuhi korban.

"Setelah disetubuhi korban meminta pertanggung jawaban dan pelaku menyuruh korban apabila terjadi sesuatu, misalkan hamil, korban diminta menghubungi pelaku dan pelaku berjanji akan bertanggung jawab. Saat itu korban ragu-ragu dengan pelaku dan terjadi cekcok sehingga korban emosi kemudian pelaku berdiri disebelah korban yang saat itu posisi korban sedang duduk di sofa, pelaku mencekik korban dengan kedua tangannya dengan sekuat tenaganya hingga korban lemas dan tidak sadarkan diri," tutur Kapolres.

Ia menambahkan pelaku tidur di sofa, begitu pelaku bangun dari tidurnya mendapati korban tergeletak di tempat tersebut dengan kondisi hidungnya mengeluarkan darah sehingga pelaku mengecek nafas korban melalui hidung yang ternyata sudah meninggal. Kemudian pelaku mengecek nadi di pergelangan korban dan sudah tidak ada yang berdetak. Setelah itu pelaku membersihkan darah di hidung korban menggunakan air dengan membasuh mukanya.

Dari tersangka polisi berhasil mengantongi barang bukti berupa cangkul yang digunakan untuk mengubur korban serta kain gorden untuk membungkus jenazah korban.

"Kemudian pelaku menggendong korban ke belakang gudang dan kemudian mengubur korban di tempat tersebut dengan dibungkus menggunakan kain gorden warna biru," imbuhnya.

Pelaku yang ketakutan dengan melihat postingan kejadian anak hilang di sosial media Facebook yaitu Berbagi Info Temanggung sehingga pelaku menjual hp milik korban untuk meninggalkan jejak.

Atas perbuatannya pelaku terancam hukum Pasal 76C Jo Pasal 80 ayat (3) Undang – undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun, dan Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama lamanya 15 tahun, serta Pasal 332 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

KPU Temanggung Tetapkan 6 Dapil Pemilu 2024 Mendatang

Senin, 28 November 2022 | 18:40 WIB

3 Anggota Keluarga Tewas di Magelang, Dugaan Diracun

Senin, 28 November 2022 | 15:39 WIB

Kota Magelang Raih 6 STBM Award dari Kemenkes

Sabtu, 26 November 2022 | 10:15 WIB

Pelajar Gelar Doa Bersama, Untuk Korban Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 10:14 WIB

1.300 Petani Tolak Kenaikan Cukai

Sabtu, 26 November 2022 | 10:02 WIB
X