Kantor Pertanahan Kulon Progo Komitmen Beri Pelayanan Berkualitas

- Senin, 3 Oktober 2022 | 10:40 WIB
Pj. Bupati Kulon Progo Tri Saktiyana memimpin jalannya upacara di depan gedung ATR/BPN kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo, Senin (26/9). (SM/Dok)
Pj. Bupati Kulon Progo Tri Saktiyana memimpin jalannya upacara di depan gedung ATR/BPN kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo, Senin (26/9). (SM/Dok)

KULON PROGO, suaramerdeka-kedu.com - Kantor Pertanahan Kabupaten Kulon Progo terus berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, berkualitas, dan tangguh kepada masyarakat. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kulon Progo usai mengikuti upacara peringatan Undang-undang Pokok Agraria ke-62 yang dilangsungkan di Halaman Kantor Pertanahan Kabupaten Kulon Progo, Pengasih, (26/9/2022). 

Upacara diikuti Forkompinda, jajaran karyawan, dan tamu undangan lainya dengan inspektur upacara Pj. Bupati Kulon Progo yaitu Drs.Tri Saktiyana, M.Si.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kulon Progo Anna Prihaniawati, A.Ptnh., M.Hum., ditemui oleh awak media usai upacara dan menyampaikan bahwa pada tahun ini jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional termasuk didalamnya Kantor Pertanahan Kabupaten Kulon Progo berkesempatan memperingati 62 Tahun Undang-Undang Pokok Agraria atau peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun 2022 secara terbuka. Disampaikannya, peringatan ini menjadi momen bagi jajaran Kantor Pertanahan untuk terus berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, berkualitas, dan tangguh kepada masyarakat.

"Sesuai dengan tema peringatan tahun ini yaitu Cepat, Berkualitas, dan Tangguh, jadi kita akan terus memberikan pelayanan yang cepat namun juga tetap menjaga kualitas. Tentu tidak bisa asal-asalan juga, karena hak atas tanah berlaku selamanya sedangkan tanah jumlahnya terbatas tapi masyarakat yang memerlukan juga semakin banyak," kata Anna.

Dikatakan Anna, pihaknya juga dituntut harus tangguh dalam melaksanakan tugas, mengingat kedepannya beberapa tugas semakin berat. Diantaranya yaitu menyelesaikan target PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) tanah di seluruh Indonesia yang ditargetkan rampung pada tahun 2025. Selain itu tugas yang tak kalah penting yaitu upaya pemberantasan mafia tanah yang sangat merugikan masyarakat.

"Kita akan terus berupaya dengan sepenuh hati, kita punya tugas PTSL yang diharapkan pada tahun 2025 semua tanah di Indonesia sudah terdaftar, selain itu kita juga ditugasi untuk memerangi mafia tanah yang sangat merugikan bagi masyarakat, terkadang masyarakat tak berdaya menghadapinya sehingga hak atas tanah mereka sudah diambil orang lain," kata Anna menjelaskan lebih lanjut.

Anna juga meminta dukungan dari jajaran Pemda dan Forkopimda untuk kelancaran jalannya program-program pertanahan di Kabupaten Kulon Progo. Dirincinya saat ini program PTSL di Kulon Progo telah berjalan di 11 desa. Dari 11 desa tersebut hanya 3 desa yaitu Bumirejo, Karangsari, dan Karangsewu yang ditargetkan terbit Sertifikat Hak Tanah (SHT). Sampai saat ini sebagian besar SHT tersebut sudah diserahkan kepada pemilik tanah masing-masing.

"Alhamdulillah tadi sudah dibagikan (saat upacara), kemarin juga sudah dibagikan di Bumirejo oleh Kakanwil, dan nantinya periode ketiga akan kita serahkan setelah semua sertifikat selesai, sampai saat ini sudah 80 persen sertifikat yang telah selesai," terang Anna.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPU Temanggung Tetapkan 6 Dapil Pemilu 2024 Mendatang

Senin, 28 November 2022 | 18:40 WIB

3 Anggota Keluarga Tewas di Magelang, Dugaan Diracun

Senin, 28 November 2022 | 15:39 WIB

Kota Magelang Raih 6 STBM Award dari Kemenkes

Sabtu, 26 November 2022 | 10:15 WIB

Pelajar Gelar Doa Bersama, Untuk Korban Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 10:14 WIB

1.300 Petani Tolak Kenaikan Cukai

Sabtu, 26 November 2022 | 10:02 WIB
X