Mengenang S Parman, Pahlawan Revolusi Asal Wonosobo

- Jumat, 30 September 2022 | 13:47 WIB



WONOSOBO, suaramerdeka-kedu.com - Nama Letjen S Parman sudah tak asing lagi di telinga masyarakat. Dia adalah salah satu jenderal yang tewas dalam tragedi G30S PKI.

Pemilik nama lengkap Siswondo Parman ini lahir di Wonosobo pada 4 Agustus 1918. S. Parman pernah mengenyam pendidikan sekolah militer di Amerika Serikat pada 1951.

Selain itu, dia juga pernah dikirim ke Inggris sebagai perwakilan Kedutaan Indonesia di sana. Pasca Indonesia merdeka, dia bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang menjadi cikal bakal TNI.

Baca Juga: BOB Dukung Grebeg Lowano, Kuatkan Tradisi Budaya Lestari

S. Parman sebelumnya sempat berkuliah di Sekolah Kedokteran STOVIA, Jakarta. Tapi cita-citanya menjadi dokter terhenti karena kala itu Jepang menguasai Indonesia.

Pada masa hidupnya, S Parman pernah sukses membongkar gerakan rahasia yang dilakukan oleh pimpinan Westerling di Jakarta. Tak hanya itu saja, dia juga membongkar percobaan pembunuhan Menteri Hamengkubuwono IX dan tokoh lainnya.

S Parman juga pernah menolak usulan PKI kepada Presiden Soekarno perihal membentuk angkatan kelima dengan modal persenjataan dari Tiongkok. Hal ini mengakibatkan dia menjadi sasaran penculikan.

Baca Juga: Inilah Para Peraih CEO Achievement Award dan The Young Inspiration Award 2022

Sungguh tak dinyana, ternyata salah satu otak penculikan S Parman adalah kakaknya sendiri, yakni Sakirman. Dia merupakan petinggi di biro khusus PKI.

Alasan penculikan S Parman karena dia termasuk musuh PKI. Lalu dia diculik dari rumah dan dibunuh di Lubang Buaya. (ang)

 
 

Editor: M. Nur Chakim

Terkini

KPPN Magelang Serahkan DIPA dan Alokasi TKD 2023

Jumat, 9 Desember 2022 | 16:14 WIB

Pembangunan Puskesmas Bejen Molor

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:26 WIB

DPRD Dorong Perbup Disabilitas Segera Dibuat

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:16 WIB

Pemkot Magelang Raih SAKIP Predikat BB

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:28 WIB
X