Program Hibah AMBK Diharapkan Tingkatkan Akses Air Minum untuk Masyarakat

- Jumat, 23 September 2022 | 09:08 WIB

WONOSOBO, kedu.suaramerdeka.com - Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Aji bersama tim melakukan monitoring dan evaluasi program hibah Air Minum Berbasis Kinerja (AMBK). Program ini diharapkan bisa meningkatkan akses air minum untuk masyarakat. Pemkab berkomitmen untuk mendorong dan mendampingi PDAM agar semakin memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Perumda Air Minum Tirta Aji menerima kunjungan monitorinf dan evaluasi dari tim DFAT, KIAT dan PIC Program Hibah Air Minum Berbasis Kinerja (AMBK). Mereka melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah titik.

Direktur Utama PDAM Wonosobo, M. Sjahid menjelaskan, tinjauan tersebut dilakukan di mata air Mudal, Reservoar Jlamprang dan Jalan Dieng. Kemudian dilanjutkan dengan pengecekan peralatan di Lingkar Selatan Wonolelo guna mengecek water meter (WM) dan pressure longger (PL) hibah dari Australia.

Baca Juga: Nadia Zahra, Duta Hijab Indonesia Terfavorit 2022 Bukan Orang Sembarangan

Dikatakan Sjahid, program tersebut merupakan suatu sinergi peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah Air Minum (BUMD AM) atau pemda melalui pemberian hibah berdasarkan kinerja terukur atau Performance Based Grant (PBG). Sumber dananya diperoleh dari hibah pemerintah Australia melalui pemerintah pusat ke pemda.

“Hibah AMBK sendiri bertujuan untuk meningkatkan kinerja BUMD AM supaya dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan berkesinambungan kepada pelanggan. Selain itu juga agar meningkatkan akses air minum ke seluruh lapisan masyarakat” kata Sjahid.

Dia menambahkan keikutsertaan pihaknya dalam AMBK inu telah memenuhi beberapa komponen dan indikator. Seperti komponen tata kelola indikator Rencana Bisnis (RB), dari segi efisiensi operasi indikator Air Tak Berekening (ATR) dan komponen keuangan indikator Rasio Operasi (RO).

Baca Juga: BEM FKIP Untidar Gelar Kompetisi Education Festival

“Ada juga komponen kualitas pelayanan indikator Kualitas Air (KuA) dan Indikator Kontinuitas Aliran (KA). Komponen Khusus atau Hibah untuk penanganan Covid-19 Indikator Komunikasi, Ibnformasi dan Edukasi dan Indikator Kepatuhan terhadap Peraturan Pedoman serta SOP untuk Klorinasi, Indikator Peningkatan Kinerja Klorinasi dan Pengamanan (PKC),” papar Sjahid.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Terkini

Ratusan Suporter Wonosobo Gelar Doa Bersama

Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:22 WIB

Doa dari Magelang untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:48 WIB
X