Ketersediaan Pupuk Subsidi Di Temanggung Masih Aman Untuk 2 Minggu Kedepan

- Selasa, 20 September 2022 | 17:30 WIB
SPV PSO Wilayah Barat Pupuk Indonesia pantau ketersediaan pupuk di Gudang Temanggung II (SM/Riki Diswantoro)
SPV PSO Wilayah Barat Pupuk Indonesia pantau ketersediaan pupuk di Gudang Temanggung II (SM/Riki Diswantoro)


TEMANGGUNG, Suaramerdeka-kedu.com - Stok pupuk subsidi jenis NPK dan Urea di wilayah Kabupaten Temanggung masih cukup dalam 2 minggu kedepan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh SPV PSO Wilayah Barat Pupuk Indonesia Agus Susanto saat memantau ketersediaan pupuk subsidi di Gudang Pupuk Temanggung II Selasa,(20/09).

Ia mengatakan ketersediaan saat ini masih dalam kategori aman untuk memenuhi kebutuhan petani di masa taman kali ini.

"Kebutuhan satu tahun pupuk urea sebesar 23 ribu ton, dan kebutuhan 2 minggu sebesar 1.000 ton tersedia 1.100 ton, sementara kebutuhan satu tahun NPK sebesar 16.700 ribu ton kebutuhan untuk 2 minggu sebanyak 800 ton dan kami sudah menyiapkan 1.600 ton untuk Temanggung," jelasnya, Selasa, (20/09).

Menurutnya kebutuhan satu tahun sudah disiapkan namun masih tersimpan di gudang lini 2 yaitu provinsi atau masih berada di lini 1 yaitu di pabrik.
Agus menyebutkan penyaluran pupuk subsidi per bulan september kali ini sudah mencapai 50 persen.

"Dari kebutuhan urea 23 ribu ton sudah sekitar 11 ribu ton atau 50 persen, NPK 16.700 ton sudah tersalur 8.500 ton, serapan dalam september," tuturnya.

Ia mengatakan kebutuhan terbesar akan terjadi di akhir tahun tepatnya pada bulan oktober untuk masa tanam oktober hingga maret. Ia mengatakan hanya 2 jenis pupuk yang mendapatkan subsidi pemerintah, per Juli 8 2022 menurut Permentan no 10 tahun 2022 hanya jenis Urea dan NPK.

"Bukan hanya itu dari Permentan itu dari 70 komoditi hanya 9 yang mendapatkan subsidi yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kakao dan kopi, untuk tembakau mulai tahun ini sudah tidak mendapatkan subsidi," katanya.

Dikatakan Agus HET pupuk subsidi NPK sebesar Rp.2.300 per kilogram, urea Rp.2.250 per kilogram sementara pupuk non subsidi NPK Rp.13.000 per kilogram dan Urea Rp.10.000 per kilogram.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Ratusan Suporter Wonosobo Gelar Doa Bersama

Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:22 WIB

Doa dari Magelang untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:48 WIB
X