Atlet Adu Kuat Demi Raih Tiket Semifinal

- Jumat, 16 September 2022 | 09:12 WIB
SM/dok - DELAPAN BESAR: Erni Rusliana, atlet asal PB Djarum berupaya mengembalikan bola kepada lawannya dari klub yang sama, Bethary Dinda Annisa saat saling berhadapan di babak delapan besar sektor Tunggal Putri U-13 di GOR Djarum Magelang.
SM/dok - DELAPAN BESAR: Erni Rusliana, atlet asal PB Djarum berupaya mengembalikan bola kepada lawannya dari klub yang sama, Bethary Dinda Annisa saat saling berhadapan di babak delapan besar sektor Tunggal Putri U-13 di GOR Djarum Magelang.


MAGELANG, kedu.suaramerdeka.com - Persaingan makin ketat tersaji pada babak delapan besar YUZU Isotonic Magelang Open (YIMO) 2022, Kamis (15/9). Menyajikan 52 pertandingan, para atlet saling adu kuat demi meraih tiket semifinal yang berlangsung pada Jumat (16/9).

Keseruan tercermin dari terjadinya banyak rubber game. Walaupun pertandingan selesai dengan dua gim langsung, beberapa dari partai tersebut harus disudahi dengan setting. Pemain yang menjadi unggulan pun tidak semuanya berhasil mengamankan slot, beberapa di antara mereka harus mengakui ketangguhan lawan.

Seperti dialami Bethary Dinda Annisa, unggulan satu pada sektor Tunggal Putri U-13 asal PB Djarum. Dinda merasakan kerasnya persaingan jelang partai semifinal. Meski sempat unggul di gim pertama, Dinda menelan kekalahan atas drama tiga gim 22-20, 14-21,18-21 dari rekan satu klubnya Erni Rusliana dalam waktu 45 menit.

Dinda mengaku sudah bermain secara maksimal menampilkan performa terbaik, tapi rivalnya, Erni dinilai lebih kuat. Sehingga, ia banyak melakukan kesalahan sendiri. Alhasil, Dinda harus mengakui keunggulan dari juara Tunggal Putri U-11 Sirkuit Nasional B Sumatera Utara 2022 dan juara Tunggal Putri U-13 Sirkuit Nasional B Kalimantan Tengah 2022 tersebut.

“Saya tidak sabar dalam bermain dan sering mati-mati sendiri. Juga belum bisa ngimbangin Erni. Dia kuat tangannya, fisiknya juga bagus kalau di lapangan. Saya ikhlas dengan kekalahan ini, karena memang persaingannya di YIMO 2022 cukup ketat,” ujar Dinda yang juga turun di sektor Ganda Putri U-13 bersama pasangannya Shafira Atta Azzalia.

Begitu pula Alvin Jefferson Kusuma, atlet Jaya Raya Solo yang menempati unggulan ketiga pada Tunggal Putra U-13 di YIMO 2022 harus berjuang keras untuk mengamankan posisi di semifinal dengan menjalani rubber game. Juara YUZU Isotonic Wali Kota Solo 2022 ini mendapatkan perlawanan ketat selama 49 menit dari unggulan delapan asal PB Djarum, Muhammad Ilham Pratama Tuansyah alias Tama.

Meski menang dengan angka cukup meyakinkan 21-8 di gim pembuka, pada gim berikutnya Alvin mesti jatuh bangun dan melalui drama tiga gim setelah kalah 19-21. "Lawan saya, Tama itu cukup berat. Kita berdua sama-sama mau capek dan sama-sama mau menang di perempat final. Bola pengembalian dari Tama itu susah semua dan dia pun nggak gampang mati," kata runner-up Piala Presiden 2022 itu.

Sejak awal laga pada gim pamungkas, kedua pemain saling kejar-mengejar poin. Berulang kali petugas pertandingan harus mengepel lapangan, setelah Alvin maupun Tama harus memburu kok yang hampir menyentuh lapangan. Alvin pun mampu mengunci kemenangan pada babak delapan besar ini dengan skor 21-18 di gim ketiga.

"Pertandingan ini memang ketat dan cukup melelahkan, tinggal masalah siapa yang kuat tahan capek," aku Alvin yang akan bertemu dengan unggulan pertama Alif M Akbar asal klub PB Djarum pada babak semifinal.

Pelatih klub PB Djarum, Ellen Angelinawaty mengakui persaingan di babak ini sangat ketat. Ia menilai, ketatnya persaingan antar-pemain terjadi terutama di sektor tunggal, baik putra maupun putri. Terlebih sejumlah partai yang mempertemukan dua wakil dari dua klub yang berbeda.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Terkini

Ratusan Suporter Wonosobo Gelar Doa Bersama

Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:22 WIB

Doa dari Magelang untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:48 WIB
X