Warga Unjuk Rasa Minta Regrouping SD Gesikan Dibatalkan, Dinilai Sebagai Sekolah Berprestasi

- Jumat, 16 September 2022 | 06:58 WIB
Warga Desa Gesikan, Kecamatan Kemiri mendatangi gedung DPRD Purworejo (SM/Hafidz Kurnia)
Warga Desa Gesikan, Kecamatan Kemiri mendatangi gedung DPRD Purworejo (SM/Hafidz Kurnia)

Sementara itu, Ketua DPRD Purworejo Dion Agasi Setiabudi menyampaikan jika dirinya menerima warga Desa Gesikan dengan baik.

Pihaknya tidak mengizinkan LSM itu masuk karena tidak bisa menunjukkan surat kuasa.

"Saya kira ini bukan keributan, saya klarifikasi, bukan kita tidak menerima, bahkan saya diundang terkait regrouping, saya datangi desanya, jadi kalau ada yang datang kesini tidak diterima ya tidak mungkin, tapi pertanyaan saya jika ada masalah di Gesikan, yang demo nanti orang Magelang, ini kira-kira benar atau tidak, kalau benar mewakili warga kan harus ada legalitasnya," ucapnya.

Untuk masalah regrouping ini, pihaknya sangat memahami jika memang banyak terjadi masalah. Pihaknya ingin mendengar aspirasi secara langsung dari pihak yang berkaitan seperti wali murid dan komite sekolah. Sedangkan LSM tersebut dinilainya bukan pihak yang berkepentingan karena dari luar desa.

Baca Juga: 31 Siswa SD Gunung Teges Mogok Sekolah Akibat Regrouping, Ketua DPRD Segera Surati Bupati Minta Penundaan

"Tapi kalau hal seperti ini kita biarkan, suatu saat ada masalah di Plaosan yang demo orang Kutoarjo itu kan tidak pas, tadi itu kita persilahkan masuk, jadi bukan DPRD menolak itu tidak, justru kita sayangkan sudah jauh-jauh ke DPRD ini kita terima tapi mereka tidak mau masuk," paparnya.

Pihaknya secara pribadi juga sudah bersuara cukup keras soal kebijakan regrouping di Purworejo yang syarat akan masalah ini.

Pihaknya meminta kebijakan ini dikaji ulang atau bahkan ditunda sementara waktu agar tidak ada siswa yang menjadi korban dari kebijakan ini.

Pihaknya juga terbuka mempersilahkan jika ada warga ingin datang ke DPRD terkait dengan penyampaian aspirasi soal regrouping.

"Ini kita minta cari duduk masalahnya, kalau yang dirugikan adalah siswa tentu DPRD mendorong solusinya, entah itu penundaan atau solusi lain," jelasnya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMA N 3 Magelang Kini Miliki Layanan Digitalisasi

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:30 WIB

'Symphony Rindu' ala Ketep Summit Fest Digelar Besok

Kamis, 1 Desember 2022 | 09:00 WIB

Gebyar Literasi Matansa Songsong HAB Kemenag

Rabu, 30 November 2022 | 15:57 WIB

MTs 1 Kebumen Rebut 1.168 Medali di Event MIO

Rabu, 30 November 2022 | 15:54 WIB

Pemuda Desa Nampudadi Dilatih Jurnalistik

Rabu, 30 November 2022 | 15:52 WIB
X