Tampilan Utuh Candi Bata di Situs Samberan

- Rabu, 14 September 2022 | 21:06 WIB
Batu bata yang jadi struktur candi di Situs Samberan, di Dusun Samberan, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Rabu (14/9/2022). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)
Batu bata yang jadi struktur candi di Situs Samberan, di Dusun Samberan, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Rabu (14/9/2022). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)

MAGELANG, SUARA MERDEKA - Sebuah candi ditemukan di Situs Samberan di Dusun Samberan, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran. Merujuk kajian Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA), usia bangunan itu setara dengan usia Candi Borobudur, yakni abad ke-7 hingga ke-9.

Koordinator Perlindungan di Balai Konservasi Borobudur, Muhammad Taufik menuturkan, candi di Situs Samberan berasal dari batu bata. Ketebalannya relatif kecil dibandingkan temuan sejenis lainnya, salah satunya Situs Dipan di Dusun Dipan, Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur.

 

Tebal bata di Situs Samberan, sebut Taufik, sekitar 5 cm. Hasil itu disebut nisbi kecil dibandingkan tebal bata umumnya 10 cm.

Pada ekskavasi yang dilakukan mulai 23 Agustus lalu, BKB menemukan arca dari perunggu yang tertanam dalam tanah sekitar 2 meter. Tinggi arca sekitar 40 cm.

Baca Juga: BKB: Sejak 1983-2021 Batuan Candi Borobudur Tergerus 0,04 Cm

"Tapi (BKB) belum bisa identifikasi (arca itu termasuk) dewa apa karena ada atributnya yang hilang," kata Taufik, Rabu (14/9/2022).

Lain itu, BKB juga menemukan dua umpak di sekeliling bangunan candi. Sebelumnya warga setempat pernah menemukan tiga umpak.

"Adanya umpak mengindikasikan candi ini pernah ditutupi dengan atap. Candinya tidak punya bilik, jadi seperti altar," sambung dia.

Temuan JICA

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Ratusan Suporter Wonosobo Gelar Doa Bersama

Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:22 WIB

Doa dari Magelang untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:48 WIB
X