Mahasiswa UAD Aktfikan Lagi Perpustakaan di Bantul

- Selasa, 13 September 2022 | 19:42 WIB
Mahasiswa UAD saat mengkurasi buku di perpustakaan Griya Wacana di Dusun Tirto, Desa Triharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul. (Dokumentasi KKN UAD)
Mahasiswa UAD saat mengkurasi buku di perpustakaan Griya Wacana di Dusun Tirto, Desa Triharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul. (Dokumentasi KKN UAD)

YOGYAKARTA, SUARA MERDEKA - Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan mengaktifkan kembali perpustakaan "Griya Wacana" di Dusun Tirto, Desa Triharjo, Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul. Sebelumnya, perpustakaan itu terbengkalai sejak kekurangan sumber daya manusia untuk mengurusnya.

Pengaktifan kembali Griya Wacana bagian dari program Kerja Kuliah Nyata (KKN) Reguler IV C 3 UAD. Ketua tim KKN, Muhammad Najib Royyan menuturkan, Griya Wacana digiatkan lagi agar anak-anak setempat bisa membaca dengan nyaman.

Restorasi perpustakaan tersebut, lanjut Najib, dimulai dengan kegiatan bersih-bersih dan penataan buku-buku.

Kemudian, membuat program kegiatan: pemutaran film-film pendek, pengenalan permainan tradisional, kurasi kategori buku, dan mengadakan forum anak tiap Sabtu dan Minggu.

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Pengurus, NU Selopampang Gelar Upgrading”

"Kami juga mengadakan kembali penanaman apotek hidup di sekitar perpustakaan. Hal ini sebagai upaya untuk mewujudkan perpustakaan Griya Wacana sebagai tempat wisata baca sekaligus wisata edukasi," kata Najib dalam keterangan tertulis yang diterima Suara Merdeka, Selasa (13/9/2022).

Adapun anggota KKN UAD antara lain Sochib Nadzarudin, Fuad Aziz, Norwegian Erica Pratama, Laila Rachim, Tiara Tueka, Oktafianan Dewi, dan Kema Pertama.

Kepala Dusun Tirto, Panto Riyadi menyampaikan, Griya Wacana sempat aktif sebelumnya. Namun, kurangnya sumber daya manusia secara intensif menyebabkan perpustakaan menjadi terbengkalai.

Baca Juga: PMII Magelang Demo Kenaikan Harga BBM

"Beberapa tahun terakhir semenjak pandemi dan full day school, forum anak dan perpustakaan sudah redup. Sehingga, perpustakaan menjadi gudang penyimpanan barang-barang keperluan acara. Buku-buku yang sudah ada pun mulai rusak dimakan rayap," beber dia.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

KPPN Magelang Serahkan DIPA dan Alokasi TKD 2023

Jumat, 9 Desember 2022 | 16:14 WIB

Pembangunan Puskesmas Bejen Molor

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:26 WIB

DPRD Dorong Perbup Disabilitas Segera Dibuat

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:16 WIB

Pemkot Magelang Raih SAKIP Predikat BB

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:28 WIB
X