Pengelola Wisata di Magelang: Kenaikan Harga BBM Hantaman Luar Biasa

- Senin, 5 September 2022 | 16:27 WIB
SM/Birru Rakaitadewa - KETEP PASS: Seorang pengunjung di Ketep Pass, Jumat (29/10) pagi.
SM/Birru Rakaitadewa - KETEP PASS: Seorang pengunjung di Ketep Pass, Jumat (29/10) pagi.

MAGELANG, SUARA MERDEKA - Pemerintah resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000. Kemudian, harga Solar dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 dan Pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.

Ketua Forum Daya Tarik Wisata Kabupaten Magelang, Edward Alfian menuturkan para pengelola wisata di Kabupaten Magelang menyayangkan keputusan pemerintah itu. Padahal, dia bilang sektor pariwisata baru saja pulih setelah dua tahun terakhir mandek akibat pandemi Covid-19.

"Kenaikan ini (harga BBM) hantaman luar biasa bagi pengelola wisata," ujar Edward saat dihubungi Suara Merdeka, Senin (5/9/2022).

Baca Juga: Mobil Pengangkut BBM Eceran Terbakar

Edward tak menampik bahwa naiknya harga BBM berpotensi mengurangi jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Magelang. Terutama berdampak pada tarif kamar hotel, transportasi, bahan pokok dan jasa layanan wisata lainnya.

Kendati demikian, dia mengimbau pengelola wisata untuk tidak menaikkan harga tiket masuk. "Bisnis kita ini kan ekosistem, saling berkaitan. Kalau tiket dinaikkan, akan memperparah keadaan, khususnya agen perjalanan," lanjutnya.

Edward juga meminta pengelola wisata memberikan diskon tambahan kepada agen perjalanan.

Baca Juga: Universal Line Dance Kota Magelang Raih Emas pada Dua Ajang Olahraga Rekreasi

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

KPPN Magelang Serahkan DIPA dan Alokasi TKD 2023

Jumat, 9 Desember 2022 | 16:14 WIB

Pembangunan Puskesmas Bejen Molor

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:26 WIB

DPRD Dorong Perbup Disabilitas Segera Dibuat

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:16 WIB

Pemkot Magelang Raih SAKIP Predikat BB

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:28 WIB
X