Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi, Koko Pede Soroti Sejumlah Proyek

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:53 WIB
Jalan Purwodeso - Petanahan yang baru selesai dibeton ditemukan sudah pecah. (SM/Arif Widodo)
Jalan Purwodeso - Petanahan yang baru selesai dibeton ditemukan sudah pecah. (SM/Arif Widodo)

KEBUMEN, suaramerdeka-kedu.com - Koalisi Konco Pejuang Demokrasi (Koko Pede) menyoroti sejumlah proyek di Kebumen yang baru selesai dikerjakan tahun ini. Antara lain proyek pemeliharaan berkala jalan Purwodeso - Petanahan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi.

Presidium Koko Pede Panggih Prasetyo kepada Suara Merdeka, Selasa (30/8) mengaku sudah menduga buruknya pekerjaan yang baru rampung itu jauh sebelumnya. Mengingat, ia telah mencium adanya ketidakberesan sejak proses lelang pada Januari 2022.

Dalam proses lelangnya, ungkap Panggih, pekerjaan yang muncul berupa betonisasi itu ternyata terdapat kuncian pada Asphalt Mixing Plan (AMP). Hal tersebut sebagai persyaratan lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

"Adanya penguncian ini jelas tidak semua perusahaan bisa masuk atau mengikuti lelang, karena yang memiliki AMP di Kebumen hanya ada tiga perusahaan. Masing-masing SKN, Tradha Group dan Jati Agung Group," jelas Panggih yang juga Direktur Kebumen Project Watch (KPW) itu.

Otomatis, lanjut Panggih, hasil lelangnya pun hanya menguntungkan tiga perusahaan tersebut. Padahal, jelas Panggih, cara-cara penguncian itu merupakan modus lama untuk mengondisikan sang pemenang lelang.

Baca Juga: Sejumlah Arena Siap Pakai untuk Porda XVI & Peparda III

Di mana masing-masing paket pekerjaan itu sudah ada calon pemenang sebelum lelang dimulai. Dan penggunaan sistem elektronik yang diberlakukan saat ini pun masih terdapat celah untuk pengondisian pemenang lelang.

Praktis, cara-cara yang tidak fair itu sangat berpengaruh terhadap pekerjaan. Seperti proyek pemeliharaan berkala jalan Purwodeso - Petanahan yang bisa dilihat di bawah spesifikasi. Panggih pun mengupload buruknya pekerjaan proyek jalan tersebut di media sosial Facebook dan langsung direspons Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

Bupati Arif dalam komentarnya menyampaikan terima kasih atas sorotan terhadap hasil pekerjaan proyek tersebut. Bahkan Arif mengaku telah memanggil pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen untuk melakukan evaluasi serta mengambil langkah-langkah yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPPN Magelang Serahkan DIPA dan Alokasi TKD 2023

Jumat, 9 Desember 2022 | 16:14 WIB

Pembangunan Puskesmas Bejen Molor

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:26 WIB

DPRD Dorong Perbup Disabilitas Segera Dibuat

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:16 WIB

Pemkot Magelang Raih SAKIP Predikat BB

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:28 WIB
X