62 Artisan Ikuti Lomba Suvenir Khas Kota Magelang, Ini Pemenangnya

- Senin, 29 Agustus 2022 | 11:30 WIB
Staf Bidang Perindustrian Disperindag Kota Magelang menunjukkan tiga kerajinan yang meraih juara pada lomba kriya suvenir khas Kota Magelang. (Dokumentasi Disperindag Kota Magelang)
Staf Bidang Perindustrian Disperindag Kota Magelang menunjukkan tiga kerajinan yang meraih juara pada lomba kriya suvenir khas Kota Magelang. (Dokumentasi Disperindag Kota Magelang)

Kelompok artisan Difa Plastgon meraih juara I lomba kriya suvenir khas Kota Magelang. Sunari, salah satu perajin di kelompok itu, membuat miniatur Water Toren dari limbah plastik dan karung goni. Karya Sunari pun diganjar hadiah Rp2 juta oleh Pemerintah Kota Magelang.

Sementara juara II didapat Dedy Haryanto lewat kotak penyimpanan aksesoris berbahan kayu dan juara III diraih Rofif Naufal Wafi dengan lampu hias berbahan paralon bekas. Kedua karya mereka juga memuat Water Toren lewat gambar dua dimensi. Juara II dan III masing-masing mendapat hadiah Rp1,5 juta dan Rp1 juta.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Magelang, Niken Ichtiaty menilai, lomba kriya suvenir khas Kota Magelang menjadi peluang bagi perajin untuk menawarkan kreasi baru buah tangan kepada wisatawan.

Sebab, menurut Niken, Kota Magelang belum memiliki suvenir khasnya. "Pasarnya saya yakin sangat luas, karena kunjungan wisatawan ke Magelang terus meningkat," ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang, Syaifullah mengatakan, karya pada lomba kriya suvenir khas Kota Magelang dipamerkan pada Magelang Craft Expo di Alun-alun Kota Magelang, 5-7 Agustus lalu. Total 62 karya ditampilkan di sana.

"Kita belum memiliki suvenir khas bagi wisatawan. Maka, dibuatlah lomba ini agar muncul produk suvenir berciri khas Kota Magelang dengan beragam ikon di dalamnya, seperti Water Toren, Gunung Tidar, Paku Tidar, dan lain sebagainya," jelasnya.

Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kota Magelang, Hety Kusumawati menyampaikan, lomba kriya suvenir khas Kota Magelang ialah kelanjutan dari pelatihan diversifikasi produk kerajinan yang diikuti 30 orang awal tahun silam.

Hety menerangkan karya peserta lomba cukup beragam, mulai dari berbahan paralon, bambu, kayu, karung goni, botol plastik, batok kelapa, dan lain-lain. Pula dengan jenis karyanya, seperti kaos, gantungan kunci, tempat pulpen, pigura, hiasan meja, manik-manik, topeng, dan lain-lain.

"Penilaian (karya) berdasarkan kesesuaian dengan tema, dapat diproduksi massal, tidak mengandung unsur pornografi, memiliki filosofi budaya Kota Magelang, dan harga produksi murah/sesuai dengan barangnya," imbuh dia.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Kemenkeu Jateng, Paparkan Kinerja Positif APBN 2022

Jumat, 27 Januari 2023 | 19:03 WIB

Polda Jateng Mulai Uji Coba Drone Tilang Elektronik

Jumat, 27 Januari 2023 | 18:07 WIB

Realisasi PAD Kota Magelang Naik Signifikan

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:00 WIB

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X