Pendaftar Di Temanggung Baru 2000

- Kamis, 25 Agustus 2022 | 10:45 WIB
Sales Branch Manager Pertamina Semarang Rayon 7 Halina Pandurattri (SM/Riki Diswantoro)
Sales Branch Manager Pertamina Semarang Rayon 7 Halina Pandurattri (SM/Riki Diswantoro)

TEMANGGUNG, Suaramerdeka-kedu.com - Konsumen yang mendaftarkan kendaraannya melalui laman subsiditepat.mypertamina.id. untuk mendapatkan bahan bakar minyak bersubsidi (solar dan Pertalite) di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah baru sekitar 7 persen, kata Sales Branch Manager Pertamina Semarang Rayon 7 Halina Pandurattri.

"Berdasarkan jumlah kendaraan termasuk bus dan truk, di luar kendaraan roda dua di Kabupaten Temanggung ini baru sekitar tujuh persen atau baru mencapai sekitar 2.000 yang sudah mendaftarkan," katanya di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu.

Ia menyampaikan masih banyak kendaraan yang belum terdaftar dan masih ada waktu untuk mendaftarkan, sebelum pelaksanaan pembelian BBM bersubsidi tersebut menggunakan barcode yang direncanakan mulai 1 September 2022.

"Silakan mendaftar kalau ada kesulitan bisa datang di stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) setempat untuk minta bantuan untuk mendaftarkan kendaraannya," katanya.

Baca Juga: Tingkatkan Ketersediaan EBT, Pertamina Siapkan 8 Inisiatif

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang masih menggunakan bahan bakar bersubsidi dari pemerintah, yaitu Pertalite dan solar untuk segera mendaftarkan kendaraannya di website www.subsiditepat.mypertamina.id.

"Jadi nanti saat kebijakan sudah berjalan terkait subsidi tepat ini masyarakat diminta untuk membawa kendaraan yang sudah didaftarkan nanti dapat barcode dan barcode itu nanti dibawa tidak harus pakai telepon seluler, karena barcode boleh dicetak dan bisa digunakan transaksi," katanya.

Hal itu dilakukan dengan tujuan supaya BBM bersubsidi tersebut tepat sasaran, jangan sampai orang-orang yang sebetulnya tidak berhak untuk mendapatkan barang subsidi malah bisa mendapatkannya dan sebaliknya masyarakat yang berhak untuk mendapatkan malah tidak dapat.

"Pembayaran BBM bersubsidi nanti masih menggunakan uang tunai di SPBU. Jadi sebetulnya masih sama seperti biasa tetapi hanya butuh barcode itu untuk bisa mendapatkan BBM subsidi," katanya.

Ia mengatakan tidak ada yang berbeda dalam sistem pembayaran dalam penggunaan mypertamina dapat menggunakan cash. "Kendaran roda 4 pribadi dibatasi 60 liter perhari, kendaraan komersil 80 liter perhari, kendaraan roda 6 diluar industri pertambangan dan perkebunan sebanyak 200 liter perhari," jelasnya. (ric)

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Read Aloud Magelang Resmi Dilaunching

Minggu, 29 Januari 2023 | 21:55 WIB

Panglima TNI Tinjau Kantor Pemkot Magelang

Minggu, 29 Januari 2023 | 17:05 WIB

Kemenkeu Jateng, Paparkan Kinerja Positif APBN 2022

Jumat, 27 Januari 2023 | 19:03 WIB

Polda Jateng Mulai Uji Coba Drone Tilang Elektronik

Jumat, 27 Januari 2023 | 18:07 WIB

Realisasi PAD Kota Magelang Naik Signifikan

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:00 WIB

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X