Pelajar Diajak Untuk Cerdas Bermedia Sosial, Agar Tidak Menjadi Pelaku Penyebaran Hoaks

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:39 WIB
AKP Ida Widaastuti saat memberikan materi kepada siswa SMK TKM Tamansiswa dalam rangka Polwan Goes to School, di sekolah setempat (SM/Dok)
AKP Ida Widaastuti saat memberikan materi kepada siswa SMK TKM Tamansiswa dalam rangka Polwan Goes to School, di sekolah setempat (SM/Dok)

PURWOREJO, suaramerdeka-kedu.com - Adanya media sosial memang memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat. Namun, media sosial ternyata juga memiliki dampak negatif jika tidak digunakan dengan bijak.

Melihat hal tersebut, para Polisi Wanita (Polwan) di Kabupaten Purworejo tergerak untuk mengajak masyarakat utamanya di kalangan pelajar untuk cerdas dalam bermedia sosial agar tidak menjadi korban atau bahkan pelaku penyebaran berita hoaks melalui program Polwan Goes to School.

Salah satu Polwan dari jajaran Polres Purworejo, AKP Ida Widaastuti mengatakan jika kalangan pelajar memang sangat rawan terhadap pengaruh media sosial.

Oleh karena itu para pelajar tersebut harus diberikan bimbingan dan arahan agar terhindar dari dampak-dampak negatif media sosial.

"Memberikan materi tentang cerdas dan aman dalam bermedia sosial. Dalam rangka menyambut HUT Polwan ke 74. Selain itu tadi juga kita tambahi soal keselamatan lalu lintas agar para siswa tidak menjadi korban laka, kita mengadopsi dari pusat, jadi memang secara serentak ada Polwan Goes to School," kata AKP Ida usai memberikan materi dalam Polwan Goes to School di SMK TKM Tamansiswa Purworejo, Senin (8/8).

Dikatakan Ida, dengan adanya teknologi sekarang ini berbagai kalangan bisa dengan mudah mendapatkan gadget dan mengakses media sosial. Oleh karena itu, masyarakat terutama kalangan muda jangan sampai menjadi korban atau bahkan pelaku penyalahgunaan media sosial.

"Supaya tidak ada anak-anak yang menjadi korban penyalahgunaan media sosial, apalagi menjadi pelaku atau tidak bijak dalam bermedia sosial, ini untuk pencegahan," jelas Ida yang juga menjabat sebagai Kapolsek Bagelen tersebut.

Menurutnya, masyarakat harus ekstra hati-hati dalam berkomentar di media sosial, dan juga tidak boleh mudah terpancing oleh konten-konten di media sosial.

"Kita harus pahami manfaat dan kerugian dari penggunaan media sosial tersebut. Kita juga tidak usah menerima atau menyebarkan berita-berita hoaks yang saat ini marak, harus hati-hati, jangan sampai kita jadi korban penipuan online juga," ungkapnya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ratusan Suporter Wonosobo Gelar Doa Bersama

Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:22 WIB

Doa dari Magelang untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:48 WIB
X