Calon Pekerja Migran Diminta Hindari Calo, Agar Kejadian Kamboja Tidak Terulang

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 21:04 WIB
Puluhan CPMI dari Kabupaten Purworejo mengikuti sosialisasi dan pembekalan di aula Dinperinaker Purworejo (SM/Hafidz Kurnia)
Puluhan CPMI dari Kabupaten Purworejo mengikuti sosialisasi dan pembekalan di aula Dinperinaker Purworejo (SM/Hafidz Kurnia)

Namun begitu, pekerja migran juga harus mematuhi prosedur yang ada dalam proses pemberangkatan bekerja.

"Tidak boleh lewat calo, langsung daftar ke dinas tenaga kerja. BP2MI berikan perlindungan dari sebelum bekerja, selama bekerja dan setelah bekerja. Seperti kasus kamboja, para pekerja diiming-imingi gaji yang tinggi, namun ditempatkan di tempat yang tidak baik seperti tempat perjudian dan lain-lain. Jangan sampai ada lagi yng tertipu lagi," jelasnya.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa yang terpenting dalam menjadi pekerja migran adalah adalah memiliki kompetensi.

Jika memiliki kompetensi permasalahan akan jarang terjadi. Biasanya hanya akan ada masalah terkait prosedural saja.

"Purworejo tahun 2020 kemarin ada 373 pekerja migran yang berangkat, 2021 ada 229, 2022 bulan Januari - Juli ada 325, ini rata- pekerja formal atau terampil, ini perlu menjadi contoh bagi daerah lain. Kasus pengaduan (masalah pekerja migran) di Purworejo juga sangat sedikit," ungkapnya.

Minarniningsih, narasumber dari Dinperintransnaker Purworejo juga memberikan pembekalan mengenai hubungan kerja antara pekerja dan perusahaan.

Pihaknya menghimbau agar para pekerja migran melewati jalur yang legal. Karena jika melalui jalur ilegal maka akan rawan terjadi permasalahan seperti gaji tidak dibayar dan lain-lain. Para pekerja migran harus benar-benar teliti dan membaca dengan teliti perjanjian kerja dengan perusahaan.

"Harus paham isinya apa dalam perjanjian kerja tersebut, kalau ada pengingkaran maka akan batal demi hukum. Para pekerja juga harus menyimpan perjanjian kerja tersebut, isi perjanjian kerja harus jelas, deskripsi pekerjaan, hak, dan kewajiban juga harus jelas. Waktu pembayaran gaji harus jelas juga, catat nomor KBRI setempat, untuk penyelesaian jika ada permasalahan," paparnya.

Sosialisasi tersebut juga dihadiri langsung oleh Kepala Dinperintransnaker Hadi Pranoto yang didampingi Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Veny Yudha Apriyani.

Turut Hadir dari Komisi IV DPRD Purworejo Hendrikus Karel dan Berliando serta tamu undangan lainnya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Read Aloud Magelang Resmi Dilaunching

Minggu, 29 Januari 2023 | 21:55 WIB

Panglima TNI Tinjau Kantor Pemkot Magelang

Minggu, 29 Januari 2023 | 17:05 WIB

Kemenkeu Jateng, Paparkan Kinerja Positif APBN 2022

Jumat, 27 Januari 2023 | 19:03 WIB

Polda Jateng Mulai Uji Coba Drone Tilang Elektronik

Jumat, 27 Januari 2023 | 18:07 WIB

Realisasi PAD Kota Magelang Naik Signifikan

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:00 WIB

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X