Tipikor Semarang Vonis 2 Eks Pejabat DLH Kabupaten Magelang 15 Bulan Penjara

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 19:09 WIB
Irhamni Noor Syarif, eks Kepala UPTD Pengelolaan Sampah (dua dari kiri), dan Bibit, eks Kasubbag TU, sedang mengikuti sidang putusan Tipikor Semarang secara daring di Kejari Kabupaten Magelang, Rabu (3/8/2022). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)
Irhamni Noor Syarif, eks Kepala UPTD Pengelolaan Sampah (dua dari kiri), dan Bibit, eks Kasubbag TU, sedang mengikuti sidang putusan Tipikor Semarang secara daring di Kejari Kabupaten Magelang, Rabu (3/8/2022). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)

MAGELANG, SUARA MERDEKA – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menjatuhkan pidana penjara 1 tahun 3 bulan untuk dua eks pejabat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang atas korupsi pembelian bahan bakar minyak (BBM) operasional truk pengangkut sampah.

Sidang yang dipimpin hakim A.A. Putu Ngr Rajendra secara daring, Rabu (3/8/2022), itu juga menjatuhkan denda kepada terdakwa senilai Rp50 juta dan subsider penjara 2 bulan.

Mereka didakwa melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun terdakwa adalah eks Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Magelang, Irhamni Noor Syarif, dan eks Kepala Sub Bagian Tata Usaha DLH Kabupaten Magelang, Bibit.

Baca Juga: Terbukti Korupsi, Mantan Manajer Transvision Yogyakarta Dihukum 10 Tahun

Keduanya diduga merugikan keuangan negara senilai Rp165.331.213 dari anggaran BBM tahun 2020. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang, Christian Erry Wibowo menyebut, mereka telah mengembalikan uang Rp75.490.874 pada Mei 2021.

Erry menerangkan putusan penjara Pengadilan Tipikor Semarang lebih ringan daripada jaksa penuntut umum (JPU). JPU menuntut Irhamni dan Bibit masing-masing 1 tahun 8 bulan penjara.

Khusus Bibit, ia dibebankan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp89.840.339. “Bibit dibebankan uang pengganti karena aliran uang terakhir di dia selaku kasir DLH,” ujar Erry, Rabu.

Akan tetapi, sidang memutuskan Bibit tidak perlu membayar uang pengganti. Erry mengungkapkan hakim beralasan uang itu tidak dinikmati langsung oleh Bibit.

Walaupun, kata Erry, Bibit mengaku bahwa uang lebih dari Rp89 juta itu terdapat di brankas. Atas putusan itu, Kejari Kabupaten Magelang berencana mengajukan banding.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Kader PDIP Adakan Jajan Bareng Narisqa

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:56 WIB

Piala Kasad Liga Santri di Yogyakarta Resmi Dimulai

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:06 WIB

APBD Temanggung Tahun 2023 Akan Devisit 80,6 Miliyar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:55 WIB

Mayat Bersimbah Darah Ditemukan Warga Kentengrejo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:49 WIB

Ratusan Jabatan Kepala Sekolah Akhirnya Terisi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:44 WIB

Mancing Bareng Jadi Wahana Edukasi Warga

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:41 WIB

Jelang Panen Raya Tembakau, Petani Gelar Ruwat Rigen

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:00 WIB
X