Tata Bentang Pandang Borobudur, Kemenkominfo Pangkas Ketinggian 22 Menara BTS

- Kamis, 14 Juli 2022 | 14:02 WIB
Menkominfo Johnny G Plate (pegang mikropon) saat jumpa pers di Candi Borobudur, Kamis (14/7/2022). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)
Menkominfo Johnny G Plate (pegang mikropon) saat jumpa pers di Candi Borobudur, Kamis (14/7/2022). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)

Objek-objek yang dianggap menganggu itu, menurut Yenny, seperti menara BTS yang tingginya melebihi Arupadhatu, gedung sekolah yang berukuran besar, dan objek lain yang memiliki warna mencolok dan menyilaukan, seperti merah, perak, atau kuning.

"Bukannya semua tidak boleh terlihat dari puncak Candi Borobudur. Misalnya permukiman di perdesaan, itu adalah bagian dari budaya yang memang berkembang di Borobudur. Itu boleh dilihat. Tetapi, karakter perdesaan kan berbeda dengan karakter bangunan-bangunan modern," ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Borobudur, Wiwit Kasiyati mengatakan, pihaknya akan mengamati pembangunan di kawasan Borobudur dari ketinggian, bahan, maupun modelnya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

SMA N 3 Magelang Kini Miliki Layanan Digitalisasi

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:30 WIB

'Symphony Rindu' ala Ketep Summit Fest Digelar Besok

Kamis, 1 Desember 2022 | 09:00 WIB

Gebyar Literasi Matansa Songsong HAB Kemenag

Rabu, 30 November 2022 | 15:57 WIB

MTs 1 Kebumen Rebut 1.168 Medali di Event MIO

Rabu, 30 November 2022 | 15:54 WIB

Pemuda Desa Nampudadi Dilatih Jurnalistik

Rabu, 30 November 2022 | 15:52 WIB
X