Jelang Iduladha, 4.000 Hewan Kurban di Magelang Dinyatakan Sehat

- Kamis, 7 Juli 2022 | 17:02 WIB
Vaksinasi terhadap hewan ternak mulai disuntikkan sebagai upaya pencegahan penyebaran PMK di Purworejo (SM/Dok)
Vaksinasi terhadap hewan ternak mulai disuntikkan sebagai upaya pencegahan penyebaran PMK di Purworejo (SM/Dok)

MAGELANG, SUARA MERDEKA – Pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Magelang telah berlangsung sejak minggu lalu. Sedikitnya 4.000 hewan kurban dinyatakan sehat, dan tanpa indikasi terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Semua sehat. Kalau dari penglihatan fisik tidak kami temukan gejala klinis (PMK). Kami tidak melakukan pemeriksaan laboratorium, sehingga (saat) fisik kita lihat tidak ada gejala PMK, kita nyatakan tidak (terjangkit) PMK," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang Joni Indarto saat dihubungi Suara Merdeka, Kamis (7/7/2022).

Joni menyampaikan temuan itu berdasarkan hasil pemeriksaan pada 20 pedagang hewan kurban dan peternak.

Dia menyatakan pemeriksaan akan diintensifkan hingga sehari sebelum Iduladha, yakni Sabtu (9/7/2022).

Baca Juga: Dapat Jatah 700 Dosis, Vaksinasi PMK Mulai Dilaksanakan

Ihwal tata cara pelaksanaan kegiatan kurban selama PMK mewabah, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang telah menerbitkan surat edaran. Berikut ini tata caranya.

  1. Penampungan hewan kurban dipisahkan dari ternak milik warga masyarakat.
  2. Lokasi penyembelihan hewan kurban memiliki pagar pembatas agar kontak antara hewan dan masyarakat dapat terbatas.
  3. Penyembelihan hewan dilaksanakan satu hari.
  4. Limbah dibuang dalam lubang buatan, tidak di saluran air.
  5. Melakukan desinfeksi lokasi penyembelihan setelah selesai segala prosesinya.
  6. Daging yang tidak langsung dimasak, dimasukkan ke kulkas selama 24 jam.
  7. Organ tubuh seperti kepala, kaki, lidah, jeroan, dan tulang direbus 30 menit dulu sebelum dimasak atau dimasukkan ke kulkas.
  8. Kulit hewan kurban dikemas dalam wadah kedap air.
  9. Pembungkus daging, tulang, jeroan, atau kulit hewan tidak langsung dibuang sebelum didesinfeksi menggunakan deterjen, pemutih pakaian, atau cuka.
  10. Panitia kurban langsung membersihkan tubuh dan berganti pakaian setelah selesai mengikuti rangkaian kegiatan.

Adapun kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Magelang, Joni bilang tidak sampai 5.000 ekor.

"Tiga tahun terakhir ini (kebutuhan hewan kurban) di bawah 5.000," ujar dia.

Baca Juga: Imbas PMK, Sebagian Pedagang Ternak di Magelang Ragu Jual Sapi

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Ratusan Suporter Wonosobo Gelar Doa Bersama

Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:22 WIB

Doa dari Magelang untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:48 WIB
X