Desain “Pedhut Di Hyang” Berhasil Menangi Lomba Rancangan Busana Bahan Dasar Lurik/Tenun ATBM/ATM se-Jateng

- Rabu, 29 Juni 2022 | 08:30 WIB
Desain “Pedhut Di Hyang” Menangi Lomba Rancangan Busana se-Jateng (SM/Dok)
Desain “Pedhut Di Hyang” Menangi Lomba Rancangan Busana se-Jateng (SM/Dok)

JAKARTA, suaramerdeka-kedu.com - Desainer Alvin Ariwibowo didukung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo dan berbagai pihak terkait dengan karyanya “Pedhut Di Hyang” berhasil membawa nama Kabupaten Wonosobo menjadi Juara Satu dalam Lomba Rancangan Busana Bahan Dasar Lurik/Tenun ATBM/ATM Tahun 2022 mengalahkan 34 Kabupaten / Kota se Jawa Tengah, Selasa (28/6).

Lomba yang dilaksanakan di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta ini, telah melalui beberapa tahap yaitu tahap seleksi dari 35 yang lolos seleksi awal ada 31 peserta, dan dari 31 peserta Juri memilih 18 peserta.

Adapun dari 18 peserta akhirnya diperoleh 6 pemenang dari juara 1 hingga harapan 3.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo yang berkesempatan hadir dalam ajang tersebut mengatakan bahwa kemenangan tersebut sebenarnya sangat tidak terduga mengingat Kain Tenun di Wonosobo termasuk masih sangat baru dibanding dengan Kabupaten/Kota lain di Jawa Tengah yang mungkin lebih dulu mengenal tenun dan sudah tidak asing lagi dengan kerajinan tenun.

Sedangkan dari kabupaten/kota lain tenun yang digunakan terbuat dari serat tumbuhan dalam hal ini kapas. Selain memang rancangan “Pedhut Di Hyang ini’ memang bagus, bahan yang digunakan juga istimewa.

Agus Wibowo menambahkan bahwa wol domba yang dimanfaatkan untuk tenun ini berasal dari Domba Wonosobo atau Dombos yaitu jenis domba texel yang saat ini hanya ada di Wonosobo.

"Tidak semua domba bisa menghasilkan wol yang bisa ditenun seperti wol Dombos," ungkapnya.

Menurut para juri yang menilai yaitu Popy Darsono, Ayu Purhadi, dan Lisa Fitria yang semuanya juga merupakan para desainer dan ahli rancang busana di Indonesia, keunikan dari Kain Tenun yang digunakan oleh rancangan dari Wonosobo ini adalah kain tenun yang terbuat dari wol domba.

Lisa salah satu juri bahkan mengatakan rancangan busana berbahan wol dombos ini bisa diikutkan ke ajang bergengsi fashion di Paris tahun depan karena sangat menarik dan unik.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kader PDIP Adakan Jajan Bareng Narisqa

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:56 WIB

Piala Kasad Liga Santri di Yogyakarta Resmi Dimulai

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:06 WIB

APBD Temanggung Tahun 2023 Akan Devisit 80,6 Miliyar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:55 WIB

Mayat Bersimbah Darah Ditemukan Warga Kentengrejo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:49 WIB

Ratusan Jabatan Kepala Sekolah Akhirnya Terisi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:44 WIB

Mancing Bareng Jadi Wahana Edukasi Warga

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:41 WIB

Jelang Panen Raya Tembakau, Petani Gelar Ruwat Rigen

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:00 WIB
X