Harga Cabai Merah di Wonosobo Masih Bertahan Rp80 Ribu Per Kilo

- Selasa, 28 Juni 2022 | 16:51 WIB
SM/ Pelangi Karismakristi - CABAI - Seorang pedagang sedang menata barang dagangannya di Pasar Induk, Senin 2(27/6).
SM/ Pelangi Karismakristi - CABAI - Seorang pedagang sedang menata barang dagangannya di Pasar Induk, Senin 2(27/6).

WONOSOBO, suaramerdeka-kedu.com - Harga sejumlah bahan pokok penting (bapokting) mengalami kenaikan. Utamanya masih pada cabai dan bawang merah. Di sisi lain, harga kedelai dan minyak goreng curah mengalami penurunan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi UMKM Eni yang mengatakan sejumlah harga bahan pokok penting naik di pasaran. Menurut data harga Bapokting per Senin (27/6) terdapat kenaikan pada wortel dari Rp8 ribu menjadi Rp 10 ribu, kobis dari Rp6 ribu jadi Rp10 ribu.

"Sedangkan kedelai turun Rp12.500 menjadi Rp12.200. Minyak goreng curah semula Rp14.500 menjadi Rp12.500," kata Eni.

Eni menjelaskan, kenaikan sejumlah bahan pokok disebabkan karena cuaca yang tidak menentu. Hal ini mempengaruhi hasil panen petani.

Dia berharap harga bapokting bisa stabil dengan mengoptimalkan hasil produk dalam negeri. "Kita juga dorong ekspor produk UMKM ahar lancar tidak cuma industri besar saja," tutur Eni kepada Suara Merdeka.

Sementara itu salah satu pedagang Tukijo (40) mengatakan sejak setengah bulan ini harga cabe merah belum juga turun. Perkilo nya dia menjual dengan Rp80 ribu, demikian pula dengan cabai rawit pada harga yang sama per kilo nya.

"Kalau untuk cabe rawit hijau sekarang Rp32 ribu. Sayur malah ada beberapa yang naik misalnya tomat yang tadinya Rp8 ribu sekarang jadi Rp15 ribu. Kalau bawang merah masih bertahan di Rp60 ribu per kilo," papar Tukijo yang ditemui di lapaknya, Senin (27/6).

Dia berharap agar harga bahan-bahan pokok bisa stabil. Apalagi dia mengaku para pedagang di pasar sedang mengalami kondisi yang tidak menentu. Hal ini terkait dengan penempatan pasar yang baru.

"Kita bingung mau ke pasar yang baru tapi luasannya tidak seperti sebelumnya. Kalau di sini lama-lama kasihan pembeli karena jalanan becek dan berlubang," tutur Tukijo.

 

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Kader PDIP Adakan Jajan Bareng Narisqa

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:56 WIB

Piala Kasad Liga Santri di Yogyakarta Resmi Dimulai

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:06 WIB

APBD Temanggung Tahun 2023 Akan Devisit 80,6 Miliyar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:55 WIB

Mayat Bersimbah Darah Ditemukan Warga Kentengrejo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:49 WIB

Ratusan Jabatan Kepala Sekolah Akhirnya Terisi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:44 WIB

Mancing Bareng Jadi Wahana Edukasi Warga

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:41 WIB

Jelang Panen Raya Tembakau, Petani Gelar Ruwat Rigen

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:00 WIB
X