BPOB Tutup Rangkaian Pelatihan Desa dan Daya Tarik Wisata Gelangprojo

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 09:42 WIB
Para pejabat yang mewakili BPOB dan masing-masing wilayah di Gelangprojo saat penutupan Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata, di Kabupaten Purworejo, Kamis (2/6) lalu. (Dokumentasi BPOB)
Para pejabat yang mewakili BPOB dan masing-masing wilayah di Gelangprojo saat penutupan Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata, di Kabupaten Purworejo, Kamis (2/6) lalu. (Dokumentasi BPOB)

YOGYAKARTA, SUARA MERDEKA - Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) menutup rangkaian Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata, Kamis (2/6) lalu.

Program bagi pelaku desa wisata di sekitar zona otoritas BPOB itu sudah digelar sejak April 2022. Peserta datang dari tujuh desa penyangga asal wilayah Gelangprojo (Kabupaten Magelang, Kulonprogo, dan Purworejo).

Desa tersebut antara lain Pagerharjo, Gerbosari, Ngargosari (Kulonprogo), Sedayu, Benowo, Pandanrejo (Purworejo), dan Ngargoretno (Magelang). Para peserta menerima materi sumber daya manusia, keuangan, operasional dan pemasaran.

"Kegiatan ini dalam rangka mendukung program Kemenparekraf/Baparekraf RI untuk mencapai target utama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024," kata Direktur BPOB Indah Juanita.

Baca Juga: BOB Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Purworejo, Serius Garap Ecotourism

Indah menyebut tujuh desa di Gelangprojo disiapkan menjadi paket wisata. Rencana ini, kata dia, untuk membantu peningkatan kualitas pariwisata di kawasan Borobudur Highland.

"Kondisi ini menjadi keunggulan mengingat beberapa desa wisata dan daya tarik wisata memiliki potensi untuk memajukan pariwisata di sekitar Borobudur Highland," ujarnya.

Soim, pelaku wisata asal Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, berharap pelatihan berikutnya bisa sesuai dengan usulan dari bawah atau masyarakat.

Baca Juga: BOB Latih 7 Desa dan Daya Tarik Wisata Gelangprojo

"Dari sisi pendampingan kami harap dapat secara kontinu dari berbagai aspek. Selain aspek yang berhubungan dengan sapta pesona juga infrastruktur supaya desa-desa penyangga bisa mudah dijangkau," imbuh dia.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Kader PDIP Adakan Jajan Bareng Narisqa

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:56 WIB

Piala Kasad Liga Santri di Yogyakarta Resmi Dimulai

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:06 WIB

APBD Temanggung Tahun 2023 Akan Devisit 80,6 Miliyar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:55 WIB

Mayat Bersimbah Darah Ditemukan Warga Kentengrejo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:49 WIB

Ratusan Jabatan Kepala Sekolah Akhirnya Terisi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:44 WIB

Mancing Bareng Jadi Wahana Edukasi Warga

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:41 WIB

Jelang Panen Raya Tembakau, Petani Gelar Ruwat Rigen

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:00 WIB
X