Temanggung Menerima Penghargaan Indikiasi Geografis Terbanyak se Indoensia

- Kamis, 23 Juni 2022 | 10:50 WIB
Sekda Temanggung Hary Agung Prabowo bersama Kepala Bappeda Temanggung Dwi Sukarmei menerima piagam penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM RI, atas jumlah indikasi geografis terbanyak di Indonesia, di Weeskamer, Kota Lama Semarang, Selasa (21/6/2022). (SM/Riki Diswantoro)
Sekda Temanggung Hary Agung Prabowo bersama Kepala Bappeda Temanggung Dwi Sukarmei menerima piagam penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM RI, atas jumlah indikasi geografis terbanyak di Indonesia, di Weeskamer, Kota Lama Semarang, Selasa (21/6/2022). (SM/Riki Diswantoro)

TEMANGGUNG, suaramerdeka-kedu.com - Pretasi membanggakan kembali di torehkan Kabupaten Temanggung, dengan meraih penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Temanggung dinyatakan sebagai kabupaten terbanyak di Indonesia yang telah mencatatkan kekayaan indikasi geografisnya, yaitu untuk tembakau srintil, ikan uceng, kopi robusta, dan kopi arabica.

Sekda Kabupaten Temangguung Hary Agung Prabowo yang mewakili Bupati HM Al Khadziq menerima piagam penghargaan dari Stafsus Menkumham Bidang Transformasi Digital Fajar B.S Lase dan Kakanwil Kemenkumham Jateng A. Yuspahruddin. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung di Gedung Weeskamer (Balai Harta Peninggalan), Kota Lama Semarang, Selasa (21/6/2022).

Sekda mengatakan, raihan prestasi yang menobatkan Kabupaten Temanggung menjadi kabupaten terbanyak di Indonesia yang jumlah indikasi geografisnya tercatat pada Dirjen Kekayaan Intelektual, adalah buah kerja keras masyarakat Kabupaten Temanggung bersama pemerintah daerah, serta seluruh elemen. Ketekunan dan keuletan masyarakat Temanggung dalam hal ini patut diapresiasi, dan harus bersyukur atas kemurahan dan karunia tak terhingga dari Tuhan Yang Maha Esa kepada bumi Temanggung.

Baca Juga: Grand Kolopaking Hotel Kebumen Siap Sambut KIE 2022

"Alhamdulillah, hari ini luar biasa sekali kita mendapat empat penghargaan sekaligus dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Yaitu empat indikasi geografis yang sifatnya komunal, terbanyak se Indonesia. Kedepan akan kita gali lagi baik komunal maupun personal, agar perekonomian di Temanggung semakin bangkit, pendapatan masyarakat juga akan semakin baik,"kata Sekda.  

Disebutkan, tembakau Srintil merupakan tembakau yang memiliki kualitas terbaik di dunia, sehingga indikasi geografis sangat penting. Terlebih tembakau jenis srintil hanya bisa tumbuh di tempat-tempat tertentu di wilayah Kabupaten Temanggung saja.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Temanggung Dwi Sukarmei yang mendampingi mengatakan, ikan uceng (Nemacheilus Fasciatus) yang banyak berkembang di Sungai Progo ini digemari masyarakat, karena rasanya nikmat, gurih, lezat dan memiliki kandungan nutrisi tinggi.

Baca Juga: 59 Warga Magelang Dapat Bantuan Listrik Gratis

"Ikan uceng asal Temanggung memiliki spesifikasi yang sangat unik dari ukuran tubuh, panjangnya hingga habitat yang hidup di air yang deras, rata-rata perkilo ikan uceng goreng bisa terjual Rp.300 ribu hingga 350 ribu," jelasnya.

Dengan ini, Dwi berharap produk-produk tersebut memiliki hak paten dan tidak ditirukan, sekaligus dapat menikkatkan produksi sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Adapun kopi robusta dan kopi arabica dari Kabupaten Temanggung juga sudah mendunia, dengan cita rasanya yang khas. Bagi penikmat kopi, robusta dan arabica Temanggung memiliki ciri khas dan rasa tersendiri, unik, dengan aroma tajam menggugah selera. Kopi arabica Temanggung pernah menjuarai festival kopi internasional di Atlanta, Amerika Serikat tahun 2016. Demikian juga dengan kopi robustanya, kerap juara di tingkat nasional, dan pernah juara internasional pada sebuah festival kopi di Prancis.

Baca Juga: Jabatan Dandim 0729/Bantul dan Dandim 0732/Sleman Resmi Berganti

Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng A. Yuspahruddin mengatakan, perlunya pengetahuan akan pentingnya Kekayaan Intelektual dan perlindungan terhadapnya. Pasalnya, menyangkut berbagai hal dan memiliki kaitan dengan masyarakat luas.
 
"Hak Kekayaan Intelektual berperan dalam memberikan pelindungan hukum atas kepemilikan karya intelektual. Baik yang bersifat komunal maupun personal yang merupakan basis pengembangan ekonomi kreatif. Perlindungan Kekayaan Intelektual menjadi bagian penting dalam pembangunan dan berkontribusi secara signifikan dalam perkembangan perekonomian nasional maupun internasional,"katanya.

Maka Kementerian Hukum dan HAM juga melaksanakan tugas Direktorat Kekayaan Intelektual sebagai bagian dari ipaya memberikan penghargaan atas hasil, karya berupa perlindungan hukum bagi kekayaan intelektual.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Kota Magelang Mulai Lakukan Vaksinasi PMK

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:23 WIB

Jamaah Haji Sapu Jagad Diberangkatkan

Senin, 27 Juni 2022 | 09:05 WIB

Pemkot Magelang Canangkan 11 Kampung Religi

Minggu, 26 Juni 2022 | 18:56 WIB

Kabupaten Magelang Dapat Alokasi 500 Vaksin PMK

Jumat, 24 Juni 2022 | 13:16 WIB
X