Pemkab Magelang akan Bentuk Satgas Penanganan PMK

- Senin, 13 Juni 2022 | 16:31 WIB
Seorang warga sedang melihat spanduk imbauan penyakit mulut dan kuku di Pasar Hewan Muntilan, Senin (23/5). (Istimewa)
Seorang warga sedang melihat spanduk imbauan penyakit mulut dan kuku di Pasar Hewan Muntilan, Senin (23/5). (Istimewa)

MAGELANG, SUARA MERDEKA - Pemerintah Kabupaten Magelang akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ini tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2530/SJ tentang Dukungan dan Antisipasi Wabah PMK pada Ternak.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya pengendalian dan penanggulangan wabah PMK dengan berpedoman pada Surat Edaran Menteri Pertanian Nomor 01/SE/PK. 300/M/5/2022 dan 02/SE/PK.300/M/5/2022.

"Kami akan membentuk gugus tugas PMK sampai tingkat desa dengan membentuk posko-posko," ujarnya dalam keterangan tertulis Pemkab Magelang, Senin (13/6).

Bersamaan dengan upaya tersebut, Pemkab Magelang juga diminta menjamin ketersediaan hewan kurban jelang Idul Adha 2022. Hal ini mengacu pada Fatwa MUI Nomor 32 Tahun 2022 Tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Qurban Saat Wabah PMK.

Baca Juga: Imbas PMK, Produksi Susu Sapi Perah di Magelang Menurun

"Kemudian pemerintah wajib memberikan pendampingan dan penyediaan penjualan serta pemeliharaan hewan kurban," imbuh Zaenal.

Terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Joni Indarto mengungkapkan, hingga Senin (13/6), pihaknya mencatat ada 502 kasus PMK yang tersebar di 15 kecamatan.

"Dari jumlah itu (502) yang positif (PMK) ada 5. Dari Balai Besar Veteriner Wates sudah mengatakan ketika sudah ada kasus yang positif, yang lain (sisa kasus yang sampelnya belum dites) dianggap positif," jelasnya.

Baca Juga: Kasus PMK di Temanggung Meningkat, Pasar Hewan ditutup 14 Hari

Terkait Idul Adha 2022, Joni mengatakan kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Magelang mencapai 5.000 ekor. Adapun jumlah sapi dan kerbau yang siap menjadi hewan kurban sekitar 15.000 ekor, sedangkan kambing dan domba sekitar 170 ekor.

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

SMA N 3 Magelang Kini Miliki Layanan Digitalisasi

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:30 WIB

'Symphony Rindu' ala Ketep Summit Fest Digelar Besok

Kamis, 1 Desember 2022 | 09:00 WIB

Gebyar Literasi Matansa Songsong HAB Kemenag

Rabu, 30 November 2022 | 15:57 WIB

MTs 1 Kebumen Rebut 1.168 Medali di Event MIO

Rabu, 30 November 2022 | 15:54 WIB

Pemuda Desa Nampudadi Dilatih Jurnalistik

Rabu, 30 November 2022 | 15:52 WIB
X