Pelaku Usaha di Pinggir Muara Bogowonto Keluhkan Kerusakan Jalan Akibat Proyek Pengaman Muara

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 11:50 WIB
Jalan di pinggir Muara Sungai Bogowonto, Desa Jogoboyo, Kecamatan Purwodadi rusak akibat dilalui truk besar (SM/Dok)
Jalan di pinggir Muara Sungai Bogowonto, Desa Jogoboyo, Kecamatan Purwodadi rusak akibat dilalui truk besar (SM/Dok)

"Sebenarnya kami sudah melakukan
berbagai upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut, sehingga akses jalan bisa dilalui dan rumah makan serta usaha penginapan kami bisa mulai beroperasi tambahnya lagi," sebutnya.

Yana mengakui bahwa pihaknya telah melakukan upaya komunikasi dengan pihak pelaksana proyek untuk mau memperbaiki jalan tersebut, seperti jalan desa yang lain yang juga di cor dengan beton.

Tetapi sampai saat ini, sudah hampir dua tahun tidak ada niat baik dari pelaksana proyek untuk memperbaiki jalan sehingga bisa dilalui secara normal sebagaimana sebelum pengerjaan proyek berlangsung.

"Bisa dibayangkan milyaran uang yang sudah kami investasikan praktis mandeg, bahkan dengan tidak terawatnya tempat yang kami bangun sudah pasti mengakibatkan kerugian, untuk rumah makan sudah habis sekitar Rp 700 juta untuk pembangunan, dan penginapan sekitar Rp 800 juta," paparnya.

Diakuinya juga, bahwa memang jalan desa tersebut sudah disetujui masyarakat untuk dipakai bahkan sebagian tanah masyarakat temasuk tanah mereka disewa untuk pelebaran jaian oleh PT Brantas Abipraya selaku pelaksana proyek.

"Sebagian jalan diperbaiki secara baik dengan pengecoran, tetapi sebagai lainnya yang kebetulan persis di depan usaha penginapan dan rumah makan yang kami bangun sama sekali tidak diperbaiki bahkan dirusak sehingga bagi kami untuk mengakses tanah sendiri praktis tidak bisa," jelasnya.

Senada dengan Yana, menurut Aminanto walaupun jalan telah disewa tidak berarti bisa dirusak begitu saja.

"Kalau seperti keadaan sekarang kan jelas merugikan kami. Padahal jika usaha kami sudah berjalan, maka akan banyak kegiatan ekonomi yang bisa dilakukan oleh warga setempat, sehingga masyarakat bisa semakin berdaya dalam bidang ekonomi," tegasnya.

Pihaknya saat ini juga sudah mulai putus asa dengan persoalan
ini. Sehingga dirinya bermaksud untuk mengontrakkan investasi usaha ini kepada pihak iain.

"Modal yang kami tanamkan juga bukan sedikit ratusan juta, tetapi jika mangkrak dan nggak bisa jalan kan rugi," katanya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Doa dari Magelang untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:48 WIB

Karyawan Artos Mall Ikuti Simulasi Kebakaran

Jumat, 30 September 2022 | 18:47 WIB
X