Kasus PMK di Temanggung Meningkat, TNI dan Polri Sterilisasai Pasar Hewan

- Jumat, 10 Juni 2022 | 10:37 WIB
Sapi yang positif di Temanggung (TIM SM Kedu 1)
Sapi yang positif di Temanggung (TIM SM Kedu 1)

TEMANGGUNG, suaramerdeka-kedu.com - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Temanggung meningkat.

Berdasarkan data, sebelumnya hanya 155, kini menjadi 170 ekor sapi dilaporkan positif terinfeksi PMK.

Naiknya kasus PMK disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto.

Baca Juga: KH Dimyati Rois Wafat, Berikut Sekilas Tentang Abah Dim

"172 ekor sapi terserang PMK tersebar di 12 kecamatan," katanya, (Kamis, 9 Juni 2022).
Terlepas dari itu sebagai upaya pencegahan PMK di Kabupaten Temanggung

Polri dan TNI di Kabupaten Temanggung melakukan sterilisasi pasar upaya penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kapolres Temangung AKBP Agus Puryadi mengatakan sterilisasi pasar diperlukan agar pasar hewan terbebas dari virus yang dapat menyebabkan PMK dan berbagai penyakit lainya pada hewan.

Baca Juga: Kasus PMK di Temanggung Meningkat, Pasar Hewan ditutup 14 Hari

“Kami membantu pemerintah dalam penanganan PMK, diantaranya dengan sterilisasi pasar hewan,” kata AKBP Agus Puryadi, Kamis (09/06/2022).

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

KPPN Magelang Serahkan DIPA dan Alokasi TKD 2023

Jumat, 9 Desember 2022 | 16:14 WIB

Pembangunan Puskesmas Bejen Molor

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:26 WIB

DPRD Dorong Perbup Disabilitas Segera Dibuat

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:16 WIB

Pemkot Magelang Raih SAKIP Predikat BB

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:28 WIB
X