Kasus PMK di Temanggung Meningkat, Pasar Hewan ditutup 14 Hari

- Kamis, 9 Juni 2022 | 10:47 WIB
Jelang Idul Adha, Ribuan Sapi Terserang Penyakit Mulut dan Kuku, Simak Ciri-Cirinya Agar Tidak Salah Beli (Paxels/Kat Smith)
Jelang Idul Adha, Ribuan Sapi Terserang Penyakit Mulut dan Kuku, Simak Ciri-Cirinya Agar Tidak Salah Beli (Paxels/Kat Smith)


TEMANGGUNG, suaramerdeka-kedu.com - Bupati Temanggung M. Al Khadziq menyebut kasus PMK di Kabupaten Temanggung mengalami kenaikan.

Kenaikan itu dilihat dari perkembangan kasus dari yang semula 149 kasus menjadi 155 kasus.

Adanya hal itu Pemkab Temanggung memutuskan untuk menutup sementara mulai 9-22 Juni 2022 untuk mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Baca Juga: Siswa SLB Negeri Temanggung Dapat Dokumen Kependudukan

Penutupasn sementara selama 14 hari di sejumlah pasar hewan di Temanggung ditutup sebagai upaya antisipasi agar kasus PMK tidak berkembang.

"Angka kasus PMK masih tren kenaikan sehingga Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Temanggung mengambil langkah menutup pasar hewan yang ada di Kabupaten Temanggung," katanya dikutip dari antara.

Khadziq berharap dengan penutupan pasar hewan tersebut PMK tidak terus menyebar dan memasuki bulan Dzulhijah atau Idul Adha nanti kasus PMK sudah berkurang jauh sehingga tidak memunculkan kekhawatiran masyarakat dalam pengadaan hewan kurban.

Baca Juga: BPBD Wonosobo Siap Cetak Relawan Peduli Bencana Handal

Menurut dia, saat ini tim dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan dan dari lintas sektor, baik dari Polres maupun Kodim terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan di lapangan untuk pencegahan penularan PMK.

"Sampai sekarang belum ditemukan sapi mati di Temanggung karena PMK, tetapi sapi yang kondisi kesehatannya mengkhawatirkan kemudian disembelih itu sekitar 10 ekor. Penularan ke binatang lain seperti kambing atau domba belum ditemukan dan kami terus waspada dan berhati-hati mencermati setiap perkembangan yang terjadi dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan supaya tidak merugikan masyarakat," katanya.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Kota Magelang Mulai Lakukan Vaksinasi PMK

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:23 WIB

Jamaah Haji Sapu Jagad Diberangkatkan

Senin, 27 Juni 2022 | 09:05 WIB

Pemkot Magelang Canangkan 11 Kampung Religi

Minggu, 26 Juni 2022 | 18:56 WIB

Kabupaten Magelang Dapat Alokasi 500 Vaksin PMK

Jumat, 24 Juni 2022 | 13:16 WIB
X