Lewat Monolog, KTP Angkat Spirit Perjuangan Bung Karno

- Rabu, 8 Juni 2022 | 16:08 WIB
Ketua KTP, Achmad Fajar Chalik, tampil total saat mengusung Monolog berjudul Bisikan Bung Besar di Gedung DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo (SM/Dok)
Ketua KTP, Achmad Fajar Chalik, tampil total saat mengusung Monolog berjudul Bisikan Bung Besar di Gedung DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo (SM/Dok)

PURWOREJO, suaramerdeka-kedu.com - Komunitas Teater Purworejo (KTP) mengangkat spirit perjuangan Bung Karno lewat sebuah pagelaran monolog berjudul Bisikan Bung Besar yang diperankan oleh Ketua KTP, Achmad Fajar Chalik.

Berlangsung di ruang dalam Gedung DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo, pertunjukan sekitar 30 menit itu sukses mengajak puluhan penonton untuk kembali memahami pemikiran-pemikiran sekaligus meneladani jasa besar Sang Proklamator.

Bermain dengan menonjolkan sisi keaktoran, Achmad Fajar Chalik yang akrab disapa Jojon tampil cukup total sejak awal.

Ia muncul mengejutkan dari deratan penonton menuju sebuah level hitam di panggung utama. Ia lalu menyatu dengan iringan biola dipadu alat musik akustik dan tradisional.

Adegan demi adegan diperankannya dengan gesture tubuh dan vokal dinamis. Tidak hanya tokoh sentral yang merupakan imajiner sosok rekan Bung Karno, Jojon juga beberapa kali berperan sebagai Bung Karno serta tokoh-tokoh terkait lainnya.

Naskah Monolog yang disajikan sore itu ditulis oleh pembina KTP, Haryanto Djee. Mengusung konsep surealis dengan seting tempat sebuah penjara imajiner, penonton diajak untuk berpikir lebih dalam untuk memahami setiap dialog dan adegannya.

Sederet perenungan disampaikan secara simbolis dengan menggambarkan beragam persoalan bangsa saat ini, lunturnya nasionalisme khususnya.

Konflik yang dibangun dalam beberapa adegan lalu dilerai dengan beberapa dialog yang menjadi kunci pesan moral. Seperti dalam dialog yang menggambarkan pentingnya Pancasila dan nilai gotong-royong dalam pertengahan pertunjukan.

"Marilah kita menyelesaikan karyo, gawe, pekerjaan, amal ini bersama-sama, Gotong-royong adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu binantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buar kebahagian bersama. Holopis kuntul baris buat kepentingan bersama," kata Jojon saat menyajikan monolog pada Selasa (7/6).

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kader PDIP Adakan Jajan Bareng Narisqa

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:56 WIB

Piala Kasad Liga Santri di Yogyakarta Resmi Dimulai

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:06 WIB

APBD Temanggung Tahun 2023 Akan Devisit 80,6 Miliyar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:55 WIB

Mayat Bersimbah Darah Ditemukan Warga Kentengrejo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:49 WIB

Ratusan Jabatan Kepala Sekolah Akhirnya Terisi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:44 WIB

Mancing Bareng Jadi Wahana Edukasi Warga

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:41 WIB

Jelang Panen Raya Tembakau, Petani Gelar Ruwat Rigen

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:00 WIB
X