Beroperasi di Tempat Terlarang, Penjual Cilok dan Pengamen Diberi Sanksi

- Rabu, 20 April 2022 | 14:43 WIB
Pedagang cilok dan pengamen yang melanggar Perda diberi sanksi cabuti rumput di halaman Masjid Agung Darul Muttaqin, Purworejo (SM/Hafidz Kurnia)
Pedagang cilok dan pengamen yang melanggar Perda diberi sanksi cabuti rumput di halaman Masjid Agung Darul Muttaqin, Purworejo (SM/Hafidz Kurnia)

PURWOREJO, suaramerdeka-kedu.com - Empat orang Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan jajanan cilok di seputaran alun-alun Purworejo dan satu orang pengamen di perempatan BRI Kutoarjo dikenai sanksi hukuman.

Sanksi diberikan karena PKL dan pengamen tersebut beroperasi ditempat yang dilarang untuk berjualan dan mengamen. Sanksi tersebut yakni membersihkan jalan dengan menyapu dan mencabuti rumput selama 3 hari kerja, yang masing-masing 3 - 4 jam per hari.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Purworejo Haryono, di ruang sidang Satpol PP Damkar, Selasa (19/4).

Turut mendampingi Kabid Penegakan Perda dan Perundang-undangan Daerah Endang Muryani, Kasi Penyidikan dan Penindakan Agus Prastiono.

Haryono mengatakan, empat orang PKL tersebut dikenai sanksi pidana pelanggaran Perda No. 2/2008 tentang Pengaturan Tempat dan Usaha Serta Pembinaan Pedagang Kaki Lima yang diputus oleh Hakim Pengadilan Negeri Purworejo.

Putusannya pada 14 April 2022, secara restorative justice untuk melakukan kegiatan pelayanan masyarakat berupa sanksi sosial dengan membersihkan halaman Masjid Agung Darul Muttaqin dan Jalan depan Masjid.

Baca Juga: Tim Gabungan Temukan Penyimpangan di Level Produsen dan Distributor Minyak Curah

Dikatakan, Satpol PP sering melakukan operasi penertiban di tempat-tempat yang sudah ditentukan dan telah dipasang sebuah himbauan sesuai dengan Perda No. 2/2008 di lokasi yang tidak diijinkan.

Harapannya masyarakat bisa memahami dan mematuhi aturan ini, bahkan juga ditayangkan di media massa sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPPN Magelang Serahkan DIPA dan Alokasi TKD 2023

Jumat, 9 Desember 2022 | 16:14 WIB

Pembangunan Puskesmas Bejen Molor

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:26 WIB

DPRD Dorong Perbup Disabilitas Segera Dibuat

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:16 WIB

Pemkot Magelang Raih SAKIP Predikat BB

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:28 WIB
X