Siswa SMK di Temanggung Garap Animasi Perusahaan Malaysia

- Rabu, 9 Februari 2022 | 11:15 WIB
Sejumlah kreator serius membuat gambar desain animasi menggunakan komputer di SMK Mhipha Temanggung yang mendapatkan proyek penggarapan dari perusahaan di Malaysia (Riki Diswantoro)
Sejumlah kreator serius membuat gambar desain animasi menggunakan komputer di SMK Mhipha Temanggung yang mendapatkan proyek penggarapan dari perusahaan di Malaysia (Riki Diswantoro)

TEMANGGUNG - Sebanyak 16 siswa kelas 10, SMK Bhumi Phala Parakan Temanggung garap animasi perusahaan asal Malaysia, Serawak TV Malaysia. Film animasi 2 dimensi berjudul "Kunci Galaksi" yang akan tayang di Negeri Jiran Malaysia merupakan hasil tangan kreatifitas antara Funymation Studio asal Yogyakarta dan siswa SMK Bhumi Phala.

Kepala Funymation Jogja, Susilo Dwi Purwanto mengatakan, siswa SMK Mhipha diberi tugas untuk membuat in-between atau menggambar gambar yang sama berulang-ulang kali, hanya dengan sedikit perubahan pada gambar tersebut serta coloring atau pewarnaan.

"Kita share ke sini sudah dalam bentuk file projek, di dalam file tersebut sudah ada SOP jadi siswa sudah tinggal mengikuti saja, untuk proses lainnya studio kami yang mempekerjakan," ujarnya, Selasa (08/02).

Baca Juga: Siswa SMK TKM Wakili Purworejo Pada LKS Provinsi Mendatang


Kerja sama kali ini merupakan ketiga kalinya setelah sebelumnya pada tahun 2016 dan 2018 SMK Mhipa juga mengarap film animasi untuk perusahaan luar negeri. "Karena itu sudah saling tau kualitas anak-anak di sini dan kualitas guru pendamping di sini," tuturnya.


Ia mengatakan, siswa SMK Multimedia di sini sangat familiar dengan animasi, karena menjadi satu-satunya sekolah menengah di Temanggung yang berkosentrasi langsung ke pembuatan animasi. "Guru-guru di sini juga dulu pernah praktik di tempat kami tentang pembuatan film animasi dari A hingga Z, jadi ini sudah sesuai standar industri dan sesuai kebutuhan kami," jelasnya.

Kepala Sekolah Bhumi Phala, Slamet Purwanto menyebutkan, kerja sama ini merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas siswa dan pengajar di era perkembangan media dan teknologi. "Mau tidak mau kita harus mengarah ke industri kreatif, karena industri ini paling tidak terkena dampak pandemi," paparnya.

Baca Juga: Pengukuran Tanah Mencekam, Kader PMII Wonosobo Diamankan Aparat

Namun demikian, hal ini lantas membuat Kepala Sekolah belum puas, ia berharap anak didiknya kedepan bisa membuat film animasi sendiri dan mengangkat cerita-cerita lokal setempat.

Halaman:

Editor: M. Nur Chakim

Tags

Terkini

Kemenkeu Jateng, Paparkan Kinerja Positif APBN 2022

Jumat, 27 Januari 2023 | 19:03 WIB

Polda Jateng Mulai Uji Coba Drone Tilang Elektronik

Jumat, 27 Januari 2023 | 18:07 WIB

Realisasi PAD Kota Magelang Naik Signifikan

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:00 WIB

Barongsai Sebagai Simbol Pembawa Berkah

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:09 WIB

Sedapnya Kue Keranjang Imlek Balutan Daun Pisang

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:04 WIB
X